PKSPL IPB University Perkuat Jejaring Riset Internasional melalui Sharing Session Bersama Universiti Malaysia Terengganu
PKSPL IPB University Perkuat Jejaring Riset Internasional melalui Sharing Session Bersama Universiti Malaysia Terengganu
Bogor, 6 Juli 2026 – Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL), LRI-iMAR IPB University menyelenggarakan kegiatan Sharing Session: Strengthening Marine Science Through International Research Collaboration bersama delegasi Universiti Malaysia Terengganu (UMT) di Gedung Education and Training Center (EDTC) PKSPL IPB University, Kampus Baranangsiang, Bogor. Kegiatan ini menjadi kegiatan strategis untuk memperkuat jejaring akademik, memperluas peluang kolaborasi riset internasional, serta mendorong pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kelautan, pesisir, dan lingkungan.
Sharing session diikuti oleh jajaran peneliti PKSPL IPB University, sivitas akademika Lembaga Riset Internasional Kemaritiman, Kelautan dan Perikanan (LRI-iMAR) IPB University, dosen, mahasiswa, serta delegasi dari Universiti Malaysia Terengganu. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antar perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara guna menjawab berbagai tantangan pengelolaan sumber daya pesisir dan laut yang semakin kompleks.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Sekretaris PKSPL IPB University, Bambang Yudho, yang menyampaikan komitmen PKSPL IPB University untuk terus menghadirkan forum berbagi pengetahuan dengan berbagai mitra strategis, baik dari dalam maupun luar negeri. Menurutnya, kegiatan serupa akan terus dikembangkan dengan tema-tema yang relevan guna memperkuat kapasitas penelitian dan kolaborasi internasional di bidang kelautan dan pesisir.

Pada sesi utama, Kepala Divisi Program Pengelolaan Lingkungan Pesisir dan Laut PKSPL IPB University, Ari Gunawan Wardhana, memaparkan berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan PKSPL IPB University dalam mendukung pengelolaan lingkungan pesisir dan laut. Presentasi tersebut memberikan gambaran mengenai kontribusi PKSPL IPB University dalam riset, pendampingan kebijakan, pemantauan lingkungan, serta implementasi berbagai program konservasi dan pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan.
Delegasi Universiti Malaysia Terengganu kemudian memperkenalkan Institute of Oceanography and Environment (INOS UMT) sebagai pusat unggulan riset kelautan dan oseanografi di Malaysia. Dalam paparannya, Mahammad Nasir Bin Abdullah menjelaskan bahwa INOS UMT didukung oleh 21 laboratorium, termasuk enam laboratorium utama yang berfokus pada bidang oseanografi biologi, oseanografi fisik, oseanografi kimia dan pencemaran laut, oseanografi satelit dan informatika kelautan, geologi kelautan dan sumber daya alam, serta laboratorium alam dan galeri. Infrastruktur tersebut menjadi pondasi dalam mendukung penelitian multidisiplin untuk menjawab berbagai isu kelautan di tingkat regional maupun global.

Pada kesempatan yang sama, Tan Hock Seng mempresentasikan hasil penelitian mengenai kualitas air Sungai Kong Kong di Pasir Gudang, Johor. Penelitian tersebut mengevaluasi kondisi kualitas air pada sebelas stasiun pengamatan melalui analisis parameter fisik dan konsentrasi nutrien. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh intrusi air laut yang cukup kuat, ditandai dengan tingginya nilai salinitas, konduktivitas, dan total dissolved solids (TDS), serta rendahnya kadar oksigen terlarut. Selain itu, tingginya konsentrasi fosfat mengindikasikan adanya tekanan pencemaran akibat aktivitas manusia sehingga diperlukan upaya pemantauan kualitas air dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Diskusi yang berlangsung secara interaktif menghasilkan berbagai gagasan untuk memperkuat kerja sama antara PKSPL IPB University dan Universiti Malaysia Terengganu, khususnya dalam pengembangan riset bersama, pertukaran peneliti, peluang bagi mahasiswa program magister dan pascadoktoral, serta penguatan publikasi ilmiah internasional. Delegasi UMT juga menyampaikan keterbukaannya untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dengan PKSPL IPB University sebagai mitra strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan kelautan di kawasan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, PKSPL IPB University menyerahkan plakat dan cinderamata kepada delegasi Universiti Malaysia Terengganu sebagai simbol penguatan hubungan kelembagaan dan komitmen bersama dalam mengembangkan kolaborasi riset internasional. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama yang mencerminkan semangat kemitraan serta optimisme untuk mewujudkan berbagai program kerja sama di masa mendatang.
Melalui penyelenggaraan sharing session ini, PKSPL IPB University kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring kolaborasi internasional, memperkuat kapasitas penelitian, serta mendorong inovasi berbasis ilmu pengetahuan untuk mendukung pengelolaan sumber daya pesisir dan laut yang berkelanjutan. Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga riset lintas negara diharapkan mampu menghasilkan solusi ilmiah yang aplikatif dalam menjawab tantangan lingkungan pesisir dan laut di tingkat regional.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 14 (Life Below Water) melalui penguatan kolaborasi riset yang berfokus pada pengelolaan ekosistem laut dan kualitas lingkungan perairan. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui pengembangan kemitraan strategis antara PKSPL IPB University dan Universiti Malaysia Terengganu dalam bidang penelitian, pendidikan, dan pengembangan kapasitas. Dari sisi penguatan sumber daya manusia, sharing session ini juga mendukung SDG 4 (Quality Education) dengan mendorong pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas akademisi dan peneliti, serta membuka peluang kolaborasi pendidikan dan penelitian internasional yang berkelanjutan.
Kontak Media:
📧 humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
📱 Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
📘 Facebook: PKSPL IPB
📺 YouTube: PKSPL IPB University
