PKSPL IPB Laksanakan Survei Valuasi Ekonomi Jasa Ekosistem untuk Mendukung Pengelolaan Pertambangan Berkelanjutan
PKSPL IPB Laksanakan Survei Valuasi Ekonomi Jasa Ekosistem untuk Mendukung Pengelolaan Pertambangan Berkelanjutan
Bogor, 13 Juli 2026 – Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL), LRI-iMAR IPB University melaksanakan survei lapangan Valuasi Ekonomi Jasa Ekosistem pada kawasan pertambangan emas di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini merupakan bagian dari kajian ilmiah untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menilai nilai ekonomi jasa ekosistem di kawasan pertambangan sebagai dasar penyusunan rekomendasi pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan berbasis bukti ilmiah.

Survei ini dilaksanakan melalui pendekatan multidisiplin yang melibatkan tim ahli dari berbagai bidang keilmuan, meliputi geologi, sistem informasi geografis (GIS), kehutanan, serta sosial ekonomi. Pendekatan tersebut memungkinkan pengumpulan data secara menyeluruh terhadap aspek biofisik maupun sosial sehingga menghasilkan gambaran komprehensif mengenai manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi yang dihasilkan oleh ekosistem di wilayah pertambangan.
Pada tahap awal kegiatan, tim geologi dan GIS melakukan survei ke area tambang bawah tanah (underground) untuk mengidentifikasi karakteristik geologi kawasan, kondisi bentang alam, serta keterkaitan aktivitas pertambangan dengan fungsi ekosistem di sekitarnya. Data spasial yang diperoleh menjadi bagian penting dalam pemetaan jasa ekosistem serta mendukung analisis keterhubungan antara kondisi lingkungan dan aktivitas operasional pertambangan.

Sementara itu, tim kehutanan melaksanakan observasi lapangan dan pengambilan sampel di dalam wilayah izin usaha pertambangan untuk mengidentifikasi kondisi vegetasi, karakteristik ekosistem hutan, serta potensi jasa lingkungan yang dihasilkan kawasan tersebut. Informasi yang diperoleh menjadi dasar dalam menilai fungsi ekologis kawasan, termasuk perannya dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mendukung keanekaragaman hayati, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Di sisi lain, tim sosial ekonomi melakukan Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional untuk menggali informasi mengenai persepsi masyarakat, pemanfaatan sumber daya alam, manfaat ekonomi yang dirasakan, serta hubungan antara keberadaan ekosistem dengan kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Pendekatan partisipatif ini menjadi bagian penting dalam proses valuasi ekonomi jasa ekosistem karena memungkinkan penilaian tidak hanya berdasarkan aspek biofisik, tetapi juga berdasarkan nilai sosial dan ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Seluruh data yang dikumpulkan selama survei akan diintegrasikan dalam kajian yang mencakup identifikasi kondisi biofisik, analisis berbagai jenis jasa ekosistem, serta estimasi Total Economic Value (TEV) dari jasa lingkungan yang dihasilkan kawasan pertambangan. Melalui pendekatan tersebut, hasil kajian diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kontribusi ekosistem terhadap pembangunan serta menjadi referensi ilmiah dalam penyusunan strategi pengelolaan sumber daya alam yang lebih adaptif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Bagi PKSPL IPB University, pelaksanaan survei ini merupakan wujud komitmen dalam menghadirkan kajian ilmiah yang mampu mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi ke dalam proses pengambilan keputusan. Pendekatan valuasi ekonomi jasa ekosistem tidak hanya memberikan gambaran mengenai manfaat sumber daya alam dari sisi ekologis, tetapi juga menunjukkan nilai ekonomi yang dihasilkan oleh ekosistem sehingga dapat menjadi dasar dalam merancang kebijakan pengelolaan kawasan yang lebih berimbang antara pemanfaatan sumber daya dan upaya pelestarian lingkungan.
Melalui kolaborasi lintas disiplin dan pengumpulan data primer secara langsung di lapangan, PKSPL IPB terus memperkuat perannya sebagai lembaga riset yang menghasilkan rekomendasi berbasis sains untuk mendukung praktik pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Kajian ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi penting dalam mendorong penerapan pengelolaan kawasan pertambangan yang tidak hanya memperhatikan aspek ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan fungsi ekosistem dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.
Kegiatan survei valuasi ekonomi jasa ekosistem ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 15 (Life on Land) melalui identifikasi dan penilaian fungsi ekosistem daratan sebagai dasar pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kajian ini juga mendukung SDG 12 (Responsible Consumption and Production) dengan mendorong pengelolaan sumber daya alam yang mempertimbangkan nilai lingkungan dalam setiap proses pengambilan keputusan. Selain itu, pendekatan valuasi ekonomi jasa ekosistem mendukung SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penyediaan informasi ilmiah yang mampu mengoptimalkan manfaat ekonomi sumber daya alam tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan, serta memperkuat SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara dunia riset, sektor industri, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola sumber daya alam yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Kontak Media:
📧 humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
📱 Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
📘 Facebook: PKSPL IPB
📺 YouTube: PKSPL IPB University
