PKSPL IPB University Koordinasikan Penyempurnaan Pemodelan Total Pollution Load DAS Ciliwung
PKSPL IPB University Koordinasikan Penyempurnaan Pemodelan Total Pollution Load DAS Ciliwung
Bekasi, 1 September 2026 – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bekerja sama dengan Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University dan PEMSEA menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis dalam rangka mendukung penyusunan dan penyempurnaan pemodelan Total Pollution Load (TPL) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung. Kegiatan yang berlangsung di Avenzel Hotel & Convention Cibubur, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, pada 1 September 2026 ini merupakan bagian dari pelaksanaan The GEF/UNDP/ASEAN Integrated River Basin Management (IRBM) Project.

Proyek IRBM merupakan inisiatif yang didukung oleh Global Environment Facility (GEF), United Nations Development Programme (UNDP), dan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) untuk memperkuat penerapan pengelolaan Daerah Aliran Sungai secara terpadu (Integrated River Basin Management) di kawasan Asia Tenggara. Dalam pelaksanaannya di Indonesia, PKSPL IPB University sebagai anggota PEMSEA Network Learning Center (PNLC) sekaligus Executing Agency, dengan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) sebagai focal point. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan dan penyusunan analisis teknis Pomodelan TPL DAS Ciliwung.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Tim PKSPL IPB University memaparkan hasil analisis awal yang disusun berdasarkan data primer dan sekunder yang relevan. Data primer diperoleh melalui kegiatan pengambilan sampel pada April 2026 di sepanjang Sungai Ciliwung, mulai dari kawasan Puncak, Bogor, hingga Sunter, Jakarta. Pengumpulan data dari wilayah hulu hingga hilir dilakukan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi kualitas air serta sumber dan besaran beban pencemaran di sepanjang DAS Ciliwung.

Adapun Tim ahli PKSPL IPB University yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri atas Dr. Ir. Sigid Hariyadi, M.Sc., selaku Tenaga Ahli Kualitas Air, dan Nabil, S.I.K., M.Si., selaku Tenaga Ahli Oseanografi. Keduanya berkontribusi dalam pemaparan hasil analisis serta pembahasan teknis sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.
Hasil analisis awal yang telah dipaparkan kemudian dibahas bersama para pemangku kepentingan untuk memperoleh masukan, klarifikasi, dan penyelarasan terhadap data maupun pendekatan yang digunakan. Pembahasan ini menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan pemodelan TPL yang mendukung KEPMENLH No. 1239 tahun 2025 dalam mengevaluasi kondisi dan besaran beban pencemaran di DAS Ciliwung secara lebih akurat, komprehensif, dan representatif.

Berbagai masukan yang diperoleh selama rapat akan menjadi bahan perbaikan terhadap data, metodologi, serta hasil analisis sebelum memasuki tahapan pemodelan berikutnya. Proses tersebut juga diharapkan dapat memastikan keterpaduan data dan konsistensi pendekatan yang digunakan sebagai dasar dalam mendukung pengelolaan kualitas air DAS Ciliwung.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, melalui upaya peningkatan kualitas air dan pengelolaan sumber daya air secara terpadu. Upaya pengendalian pencemaran dari wilayah hulu hingga hilir juga berkontribusi terhadap SDG 14: Ekosistem Lautan, terutama dalam mengurangi pencemaran yang bersumber dari aktivitas daratan dan berpotensi memberikan dampak terhadap ekosistem perairan pesisir dan laut. Selain itu, kolaborasi antara GEF, UNDP, ASEAN, KLH/BPLH, PKSPL IPB University, PEMSEA, serta para pemangku kepentingan lainnya mencerminkan semangat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Melalui koordinasi teknis ini, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman dan koordinasi yang semakin kuat antara para pihak dalam mendukung pengelolaan DAS Ciliwung. Hasil pemodelan TPL nantinya diharapkan dapat menjadi salah satu landasan ilmiah dalam penyusunan kebijakan, penentuan prioritas intervensi, serta perumusan langkah-langkah pengendalian pencemaran dan pengelolaan kualitas air DAS Ciliwung secara terpadu dan berkelanjutan.
