Perkuat Ketangguhan Wakatobi, PKSPL IPB Dukung Penyusunan Rencana Adaptasi Perubahan Iklim
Perkuat Ketangguhan Wakatobi, PKSPL IPB Dukung Penyusunan Rencana Adaptasi Perubahan Iklim
Wangi-Wangi, Sulawesi Tenggara, 10 Agustus 2026 — Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan United Nations Development Programme (UNDP) mendukung penguatan ketahanan Kabupaten Wakatobi dalam menghadapi perubahan iklim melalui penyusunan dan penyerahan Dokumen Rencana Adaptasi Perubahan Iklim Kabupaten Wakatobi.

Penyerahan dokumen secara seremoni dilaksanakan pada Senin (10/8) di Ruang Rapat Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian fasilitasi penyusunan rencana adaptasi perubahan iklim yang telah berlangsung selama kurang lebih enam bulan dengan melibatkan pemerintah daerah, tim fasilitator, serta berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Wakatobi.

Dokumen diserahkan oleh perwakilan KLH, Nuraeni, S.Hut., MES, kepada Wakil Kepala Bupati Kabupaten Wakatobi, Dra. Hj. Sofia Wualo. Kegiatan turut dihadiri oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, serta Badan Perencanaan, Penelitian dan Aset Daerah Kabupaten Wakatobi.

Pemerintah Kabupaten Wakatobi menyambut baik penyerahan dokumen tersebut dan menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam proses penyusunannya. Keterlibatan lintas sektor, khususnya melalui Tim Terpadu Adaptasi Perubahan Iklim Kabupaten Wakatobi, menjadi bagian penting dalam menghasilkan dokumen yang dapat merefleksikan kebutuhan dan karakteristik wilayah.

Ketua Tim Terpadu Adaptasi Perubahan Iklim Kabupaten Wakatobi sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi, Nadar, menegaskan pentingnya menjaga Wakatobi sebagai wilayah yang memiliki nilai strategis bagi Indonesia maupun dunia.
“Wakatobi sebagai aset Indonesia bahkan dunia harus dijaga kelestariannya,” ujar Nadar.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Bupati Kabupaten Wakatobi, Sofia Wualo, menekankan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Menjaga bumi bukanlah pilihan, tetapi amanah,” ungkap Sofia Wualo.
Perwakilan PKSPL IPB, Dr. M. Arsyad Al Amin, menyampaikan bahwa dokumen yang telah disusun diharapkan tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi dapat menjadi pijakan bagi implementasi aksi adaptasi di tingkat daerah dan masyarakat.
“Dokumen ini diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi menjadi pijakan bagi Kabupaten Wakatobi untuk menerjemahkan hasil kajian menjadi aksi adaptasi yang nyata, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Dr. M. Arsyad Al Amin.

Penyerahan dokumen ini sekaligus menandai dimulainya tahapan implementasi rencana adaptasi perubahan iklim. Hasil kajian yang telah disusun selama proses fasilitasi menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat respons terhadap risiko perubahan iklim sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah Wakatobi.
Sebagai wilayah kepulauan dengan kekayaan ekosistem pesisir dan laut yang penting, Wakatobi membutuhkan strategi adaptasi yang terintegrasi dan melibatkan berbagai pihak. Dalam konteks tersebut, PKSPL IPB berkomitmen untuk terus mendukung pemanfaatan kajian ilmiah sebagai dasar pengambilan kebijakan dan pengelolaan wilayah pesisir serta kepulauan yang berkelanjutan.
Melalui kolaborasi multipihak dan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, PKSPL IPB terus mendorong penguatan tata kelola wilayah pesisir dan kepulauan yang adaptif terhadap perubahan iklim, sekaligus mendukung terwujudnya Wakatobi yang tangguh, lestari, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui penguatan perencanaan dan kapasitas daerah dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Upaya tersebut juga mendukung SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui penguatan ketangguhan wilayah, serta SDG 14: Ekosistem Lautan melalui perhatian terhadap keberlanjutan ekosistem pesisir dan laut Wakatobi. Kolaborasi antara KLH, UNDP, PKSPL IPB, Pemerintah Kabupaten Wakatobi, OPD, dan masyarakat turut memperkuat pencapaian SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Kontak Media:
📧 humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
📱 Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
📘 Facebook: PKSPL IPB
📺 YouTube: PKSPL IPB University
