PKSPL IPB dan Medco Energi Sampang Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Program Kehati 2026 di Jawa Timur

WhatsApp Image 2026-05-21 at 06.21.34

PKSPL IPB dan Medco Energi Sampang Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Program Kehati 2026 di Jawa Timur

Sampang, Jawa Timur — Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB bersama Medco Energi Sampang Pty., Ltd. melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kehati 2026 pada 28 April–3 Mei 2026 di Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengelolaan dan pemantauan program keanekaragaman hayati (Kehati) yang telah dijalankan di berbagai lokasi area kelola perusahaan.

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi bertujuan untuk menilai perkembangan program pengelolaan keanekaragaman hayati tahun 2026, sekaligus menganalisis tingkat survival, pertumbuhan vegetasi, serta dinamika simpanan biomassa dan karbon pada lokasi penanaman. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan keberlanjutan program rehabilitasi lingkungan dan efektivitas pengelolaan vegetasi di wilayah operasional.

Tim PKSPL IPB melakukan pengamatan pada sejumlah area kelola penanaman di wilayah pesisir maupun kawasan perkotaan. Area pertama berada di pesisir Desa Tambak Lekok, Kabupaten Pasuruan, dengan jenis tanaman Cemara Laut. Hasil monitoring menunjukkan tingkat survival sebesar 0 persen akibat kondisi lingkungan yang kurang mendukung terhadap keberlangsungan tanaman.

Selanjutnya, monitoring dilakukan di area unit operasi OPF Grati yang menunjukkan hasil positif dengan tingkat survival sekitar 90 persen. Beberapa vegetasi tercatat mengalami kehilangan akibat kegiatan pengelolaan lanskap seperti pemangkasan dan kematian lokal, namun secara umum kondisi pertumbuhan tanaman dinilai baik.

Pada area penanaman Aren Genjah di Desa Jranguan, tingkat survival tercatat sekitar 10 persen dengan variasi pertumbuhan individu mulai dari kondisi tertekan hingga sangat baik. Sementara itu, area penanaman Akasia di Desa Taddan menunjukkan perkembangan yang sangat baik dengan pembentukan tutupan kanopi yang mulai terlihat.

Monitoring juga dilakukan pada sejumlah ruang terbuka hijau di Kabupaten Sampang, meliputi Halaman Depan Dekranasda Sampang, RTH Wijaya Kusuma, dan Alun-alun Kabupaten Sampang. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat survival dan pertumbuhan tanaman yang baik sehingga memberikan kontribusi positif terhadap kualitas lingkungan perkotaan.

Selain itu, area penghijauan di sepanjang jalan depan Gerbang Selamat Datang Sampang memperlihatkan kondisi tanaman yang baik meskipun terdapat beberapa pemangkasan. Pada lokasi penanaman di kawasan Politeknik Madura, tingkat survival tanaman bervariasi antar jenis akibat adanya proyek pembangunan gedung baru yang menyebabkan beberapa individu tanaman hilang. Sementara itu, area di sekitar Sport Center Kabupaten Sampang menunjukkan tingkat survival yang cukup baik meskipun ditemukan beberapa batang tanaman yang tidak tertanam secara optimal.

Salah satu peneliti PKSPL IPB menyampaikan bahwa program keanekaragaman hayati menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. “Program keanekaragaman hayati (Kehati) merupakan salah satu kinerja program lingkungan yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan keanekaragaman hayati tingkat lokal serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan nilai ekonomi masyarakat lokal dan perbaikan lingkungan antara lain peningkatan pendapatan dari penanaman komoditas penting, peningkatan tutupan vegetasi pohon, peningkatan kenyamanan termal dari naungan pohon, peningkatan nilai estetika lanskap, dan peningkatan penggunaan habitat oleh satwa liar setempat,” ujarnya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, PKSPL IPB bersama Medco Energi Sampang Pty., Ltd. terus mendorong penguatan pengelolaan lingkungan berbasis data ilmiah dan praktik keberlanjutan. Hasil monitoring diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi pengelolaan kehati yang lebih adaptif, efektif, dan berkelanjutan pada masa mendatang.

Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya peningkatan simpanan karbon dan rehabilitasi vegetasi, SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui perlindungan dan peningkatan keanekaragaman hayati lokal, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pengembangan ruang terbuka hijau dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan di wilayah Kabupaten Sampang dan Kabupaten Pasuruan.

Kontak Media:
📧 humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
📱 Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
📘 Facebook: PKSPL IPB
📺 YouTube: PKSPL IPB University