KKP Luncurkan Pedoman Teknis Restocking Ikan Kecil Berbasis Kajian Ilmiah untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Kelestarian Perairan Darat
KKP Luncurkan Pedoman Teknis Restocking Ikan Kecil Berbasis Kajian Ilmiah untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Kelestarian Perairan Darat
Jakarta, 11 Juni 2026 – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN), Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) secara resmi meluncurkan Pedoman Teknis Restocking Ikan Kecil Berbasis Kajian Efektivitas Restocking: Pengelolaan Berkelanjutan Perikanan Darat.
Peluncuran ini, yang berlangsung di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, menjadi tonggak penting dalam penguatan tata kelola perikanan darat berbasis ilmu pengetahuan. Pedoman tersebut disusun berdasarkan hasil kajian efektivitas restocking ikan kecil yang dilakukan melalui kolaborasi riset antara GAIN, PKSPL IPB University, UGM, dan BRIN.

Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan KKP, Dr. Syahril Abd Raup, menegaskan bahwa upaya pemulihan sumber daya ikan di perairan darat membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif dan berbasis data.
“Restocking ikan merupakan salah satu upaya strategis untuk menjaga keberlanjutan sumber daya ikan perairan darat yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Agar pelaksanaannya semakin efektif, program ini perlu didukung oleh data yang akurat, kajian ilmiah yang kuat, serta kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan. Dalam mendukung kebutuhan tersebut, data dan informasi perikanan perairan darat kini dapat diakses melalui portal https://pusatinformasiperikananperairandarat.netlify.app/. Ke depan, pemanfaatan data dan hasil kajian ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan restocking yang mengacu pada pedoman teknis, sehingga manfaat ekologis dan sosial yang dihasilkan dapat lebih optimal dan berkelanjutan,” ujar Syahril saat membuka kegiatan.
Pedoman teknis ini hadir sebagai rujukan praktis bagi pemerintah pusat dan daerah, pengelola perairan darat, akademisi, organisasi masyarakat sipil, hingga sektor swasta dalam merancang dan melaksanakan program restocking yang efektif dan berkelanjutan.

Kepala PKSPL IPB University sekaligus Ketua Tim Peneliti Restocking Ikan Bilih, Prof. Dr. Yonvitner, menjelaskan bahwa hasil kajian menunjukkan program restocking ikan bilih di Danau Singkarak selama ini memberikan kontribusi positif secara ekonomi, namun efektivitas biologisnya masih perlu ditingkatkan melalui integrasi dengan strategi pengelolaan lainnya.
“Penurunan populasi ikan endemik menjadi perhatian bersama mengingat perannya sebagai komoditas penting bagi masyarakat setempat. Evaluasi program restocking, perbaikan kualitas habitat, dan keterlibatan masyarakat menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan sumber daya ikan bilih di tengah tekanan pemanfaatan yang tinggi” kata Yonvitner.
Kajian yang dilakukan pada beberapa lokasi, termasuk Danau Singkarak dan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, juga menunjukkan pentingnya penerapan pendekatan berbasis ekologi dan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan manfaat program restocking. Selain mendukung konservasi spesies lokal, pendekatan tersebut juga dinilai mampu memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat sekitar.
Perwakilan GAIN Indonesia menekankan bahwa ikan kecil memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat.
“Ikan kecil merupakan sumber pangan yang kaya gizi, ramah lingkungan dan berketahanan iklim. Namun saat ini ketersediaan dan keterjangkauannya menurun. Peningkatan efektifitas restocking penting untuk memperkuat rantai pasok ikan kecil sebagai sumber pangan lokal bergizi,” ujar Ibnu Budiman, Program Manager, GAIN Indonesia.
Pedoman restocking disusun berdasarkan hasil kajian efektivitas restocking ikan kecil. Selain studi tersebut, tim peneliti juga meluncurkan policy brief mengenai pengelolaan alat tangkap dan regulasi restocking, untuk rekomendasi perbaikan tata Kelola perairan darat di Indonesia.
Melalui kegiatan diskusi multipihak yang melibatkan pemerintah, akademisi, lembaga riset, organisasi non-pemerintah, lembaga donor internasional, dan praktisi pengelolaan sumber daya perairan, para pihak berharap terbangun kesepahaman bersama mengenai pentingnya penerapan restocking berbasis ilmu pengetahuan sebagai bagian dari strategi pengelolaan perikanan darat yang berkelanjutan.
Pedoman teknis yang diluncurkan juga diharapkan dapat menjadi referensi dalam mendukung implementasi berbagai kebijakan nasional terkait pengelolaan perikanan darat, konservasi keanekaragaman hayati, serta penguatan sistem pangan biru (blue food systems) di Indonesia.
Kegiatan peluncuran Pedoman Teknis Restocking Ikan Kecil Berbasis Kajian Ilmiah ini berkontribusi secara nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan sistem pangan berbasis perikanan darat yang mendukung ketahanan pangan dan peningkatan akses masyarakat terhadap sumber protein bergizi. Inisiatif ini juga mendukung SDG 14 (Ekosistem Lautan) dan pengelolaan sumber daya perairan secara berkelanjutan melalui penerapan restocking berbasis ilmu pengetahuan untuk menjaga keberlanjutan populasi ikan dan keanekaragaman hayati perairan darat. Melalui penguatan tata kelola perikanan berbasis data, kajian ilmiah, dan pemantauan sumber daya ikan, program ini turut berkontribusi pada SDG 15 (Ekosistem Daratan) dalam upaya konservasi spesies lokal dan perlindungan ekosistem perairan darat yang menjadi habitat penting bagi berbagai jenis ikan endemik. Selain itu, peningkatan ketersediaan ikan kecil sebagai sumber pangan bergizi mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui perbaikan kualitas gizi masyarakat. Kolaborasi antara KKP, PKSPL IPB University, GAIN, UGM, BRIN, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dalam menghasilkan kebijakan dan pedoman berbasis riset yang mendukung pengelolaan perikanan darat yang berkelanjutan, inklusif, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Tentang Program
Program Improving the Effectiveness of Small Fish Restocking Programs merupakan kolaborasi antara GAIN, PKSPL IPB University, UGM, dan BRIN yang bertujuan meningkatkan efektivitas restocking ikan kecil untuk mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan darat, ketahanan pangan, dan perbaikan gizi masyarakat.
Contact Person: Qonita Sinatrya (+62 812-1999-6229)
Kontak Media:
📧 humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
📱 Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
📘 Facebook: PKSPL IPB
📺 YouTube: PKSPL IPB University
