Survey Sungai Ciliwung sebagai Lokasi Prioritas Proyek Pengelolaan Sungai Terpadu di Indonesia
Survey Sungai Ciliwung sebagai Lokasi Prioritas Proyek Pengelolaan Sungai Terpadu di Indonesia
Jakarta, 2 April 2026 — Kegiatan pengambilan data primer Sungai Ciliwung yang berlangsung dari kawasan Puncak, Bogor hingga Sunter, Jakarta ini merupakan bagian dari rangkaian The GEF/UNDP/ASEAN Integrated River Basin Management (IRBM) Project, sebagai upaya bersama untuk memperkuat pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) secara terpadu di kawasan Asia Tenggara.
Pendekatan pengelolaan hulu ke hilir yang terintegrasi dalam kegiatan ini menekankan pentingnya melihat Sungai Ciliwung sebagai satu kesatuan ekosistem yang saling terhubung, di mana kondisi di wilayah hulu—seperti perubahan tata guna lahan dan kualitas lingkungan—memiliki pengaruh langsung terhadap kondisi perairan di bagian tengah hingga hilir, termasuk kualitas air, sedimentasi, dan kesehatan ekosistem, hingga akhirnya bermuara ke laut. Oleh karena itu, pengelolaan yang terintegrasi dari hulu ke hilir menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan fungsi sungai secara menyeluruh.
Pengambilan data primer dalam kegiatan ini dilaksanakan di bawah arahan tenaga ahli Prof. Dr. Ir. Ario Damar, M.Si., ahli di bidang marine pollution, serta Dr. Ir. Sigid Hariyadi, M.Sc., ahli kualitas air. Tidak hanya Sungai Ciliwung, beberapa sungai yang masih berhubungan dengan Sungai Ciliwung juga menjadi lokasi pemantauan di beberapa titik, seperti Sungai Cipakancilan, Kali Baru, Kali Sugutamu, Kali Item/ Sungai Sunter. Pengambilan data primer ini juga dikolaborasikan dengan data monitoring tahunan Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia guna memperkuat basis data dan analisis pengelolaan. Dengan total data yang akan dianalisis mulai dari kualitas air sampai debit.
Melalui kegiatan ini, PKSPL IPB University yang juga bersama Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan ekosistem sungai hingga laut, sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak serta SDG 14 tentang Ekosistem Lautan.

Gambar 1. Arahan pengambilan data primer Sungai Ciliwung oleh Prof. Dr. Ir. Ario Damar, M.Si., ahli di bidang marine pollution

Gambar 2. Arahan pengambilan data primer Sungai Ciliwung oleh Dr. Ir. Sigid Hariyadi, M.Sc., ahli kualitas air
Gambar 3. Wilayah hulu Sungai Ciliwung di Kawasan Telaga Warna, Puncak, Bogor

Gambar 4. Wilayah hulu Sungai Ciliwung di Kawasan Telaga Saat, Puncak, Bogor

Gambar 5. Wilayah hulu Sungai Ciliwung di Kawasan Masjid Atta’awun, Puncak, Bogor

Gambar 6. Kondisi Sungai Ciliwung di Kawasan Jembatan Sempur, Bogor

Gambar 7. Titik pengambilan data primer di Kali Baru, Depok

Gambar 8. Titik pengambilan data primer di Sungai Ciliwung di Kawasan Jakarta Pusat

Gambar 9. Titik pengambilan data primer di Kali Item/ Sungai Sunter di Kawasan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat
Kontak Media:
📧 humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
📱 Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
📘 Facebook: PKSPL IPB
📺 YouTube: PKSPL IPB University
