• Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Kampus Baranangsiang, Bogor 16127

Monev Keanekaragaman Hayati Ekosistem Mangrove Di Desa Banyuurip, Ujungpangkah, Gresik Provinsi Jawa Timur

WRP JAWA TIMUR

Monev Keanekaragaman Hayati Ekosistem Mangrove Di Desa Banyuurip, Ujungpangkah, Gresik Provinsi Jawa Timur

1 LATAR BELAKANG
Berkembangnya paradigma tentang pembangunan berkelanjutan (sustainable
development) yang menuntut peran korporasi atau entitas bisnis (perusahaan) untuk
turut mendukung terlaksananya tata perekonomian dunia yang lebih adil, baik untuk
generasi sekarang maupun generasi mendatang, telah mendorong
dikembangkannya satu etika bisnis (business ethics) yang lebih bertanggung jawab
terhadap lingkungan. Mengacu kepada hal tersebut membuat orientasi tanggung
jawab korporasi atau entitas bisnis (perusahaan) juga berkembang mencakup
tanggung jawab lingkungan dan sosial (environment and social responsibility). Hal ini
menjadikan faktor lingkungan dan keanekaragaman hayati (biodiveristy) saat ini juga
dimasukkan dalam proses penentuan tujuan perusahaan. Salah satu bentuk
perwujudan tanggung jawab perusahaan terkait hal tersebut di atas adalah
keberpihakan dan keterlibatan perusahaan dalam upaya perlindungan lingkungan.

Seiring dengan perkembangan paradigma tersebut, pemerintah
menyelenggarakan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam
Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) yang bertujuan untuk mendorong
perusahaan agar taat terhadap peraturan lingkungan hidup dan mencapai
keunggulan lingkungan melalui integrasi prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan
dalam proses produksi dan jasa, penerapan sistem manajemen lingkungan, 3R
(reuse, reduce, recycle), efisiensi energi, konservasi sumber daya dan pelaksanaan
bisnis yang beretika serta bertanggung jawab terhadap masyarakat melalui program
pengembangan masyarakat.

Saka Indonesia Pangkah Limited telah berpartisipasi dalam Program
PROPER tersebut dan tetap terus berkomitmen untuk mencapai Lebih dari Ketaatan
(Beyond Comply) yang melingkupi implementasi program pengelolaan
keanekaragaman hayati (biodiversity) yang terpadu dengan pemberdayaan
masyarakat (community development) yang terarah kepada pencapaian indikator
tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goal/SDG’s).

Vol 13 No. 1 Monev Biodiversity Saka-2