PKSPL IPB University bersama American Red Cross dan PMI Perkuat Ketangguhan Pesisir Buru Selatan

WhatsApp Image 2026-05-29 at 23.19.51

PKSPL IPB University bersama American Red Cross dan PMI Perkuat Ketangguhan Pesisir Buru Selatan

Buru Selatan — PKSPL IPB University bersama American Red Cross (AmCross) dan Palang Merah Indonesia (PMI) melaksanakan kegiatan monitoring dan kunjungan lapangan implementasi program Nature-based Solutions (NbS) dalam Program ELECTRA di Kabupaten Buru Selatan pada tanggal 17 – 23 Mei 2026 lalu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketangguhan masyarakat pesisir dalam menghadapi perubahan iklim dan risiko bencana di wilayah kepulauan.

Monitoring lapangan dilakukan di lima desa dampingan program, yakni Desa Simi, Desa Waefusi, Desa Leksula, Desa Liang, dan Desa Nalbessy. Selain memastikan implementasi program berjalan sesuai rencana, kegiatan ini juga menjadi ruang pendampingan teknis bagi masyarakat dan sibat dalam pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim melaksanakan monitoring pembibitan tanaman lokal, evaluasi penanaman vegetasi pesisir, hingga pendampingan penyusunan draft aturan pengelolaan berbasis desa (Perdes). Tim juga melakukan mentoring pengembangan usaha masyarakat melalui pendekatan mata pencaharian alternatif (alternative livelihood) guna memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah seremoni penanaman massal mangrove dan cemara laut yang dipusatkan di Desa Waefusi. Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah kabupaten dan relawan PMI bersama masyarakat setempat sebagai bagian dari rehabilitasi kawasan pesisir dan langkah mitigasi hijau untuk mengurangi risiko abrasi serta dampak bencana pesisir.

Penanaman mangrove dan cemara laut dinilai memiliki manfaat penting bagi wilayah pesisir karena mampu menjadi benteng alami dalam menahan gelombang, mengurangi abrasi, serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain itu, rehabilitasi kawasan pesisir juga diarahkan untuk mendukung pengembangan wisata bahari berbasis lingkungan yang berkelanjutan di Buru Selatan.

Anggota Pengurus Pusat PMI, SP Wekadigunawan menyampaikan bahwa gerakan penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen PMI dalam mendukung penguatan adaptasi iklim berbasis masyarakat.

Penanaman pohon merupakan langkah nyata yang terus digerakkan PMI bersama relawan dan masyarakat. Harapannya program Nature-based Solutions ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Pulau Buru dan berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Andy Afandy menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan PKSPL IPB University tidak hanya berfokus pada kegiatan penanaman, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan dan pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal.

Masyarakat memiliki kemampuan besar untuk menjadi pelaku utama perubahan apabila diberikan kepercayaan dan pendampingan yang tepat. Harapannya model pendampingan seperti ini dapat direplikasi di desa-desa lain di Buru Selatan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Buru Selatan turut memberikan apresiasi terhadap implementasi program tersebut. Dalam sambutan Bupati Buru Selatan yang diwakili Asisten II Setda Kabupaten Buru Selatan, Abdullah Tua Leka menegaskan bahwa pendekatan berbasis alam menjadi salah satu strategi penting dalam pengurangan risiko bencana di wilayah kepulauan.

Penanaman mangrove merupakan bagian dari perlindungan iklim dan penguatan ketangguhan desa serta masyarakat. Pendekatan berbasis alam merupakan solusi terbaik dalam mencegah bencana, khususnya di daerah kepulauan seperti Buru Selatan,” ungkapnya.

Dukungan terhadap gerakan rehabilitasi pesisir juga datang dari masyarakat setempat. Pegiat lingkungan Desa Waefusi, Samadin Solissa atau yang akrab disapa Om Bimbo, menyampaikan bahwa gerakan penanaman mangrove kini telah menjadi bagian dari kesadaran bersama masyarakat dalam menjaga wilayah pesisir dan masa depan generasi mendatang.

Dengan menanam mangrove, kami bukan hanya menjaga desa ini, tetapi juga menjaga masa depan anak-anak kami. Mangrove adalah benteng alami yang harus terus dirawat bersama,” tuturnya.

Melalui monitoring lapangan bersama PKSPL IPB University bersama American Red Cross dan PMI ini, implementasi Program ELECTRA diharapkan semakin memperkuat ketangguhan masyarakat pesisir terhadap perubahan iklim dan risiko bencana. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi sumber daya lokal di Kabupaten Buru Selatan.

Kegiatan monitoring dan implementasi Nature-based Solutions (NbS) melalui Program ELECTRA di Kabupaten Buru Selatan berkontribusi langsung terhadap pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs). Program ini mendukung SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana berbasis ekosistem. Upaya rehabilitasi mangrove dan vegetasi pesisir juga mendukung SDG 14 (Ekosistem Lautan) dengan menjaga kesehatan ekosistem pesisir, mengurangi abrasi, serta meningkatkan perlindungan habitat pesisir yang penting bagi keberlanjutan sumber daya laut. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi pada SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui rehabilitasi lahan pesisir dan peningkatan tutupan vegetasi sebagai bagian dari konservasi keanekaragaman hayati. Pendampingan pengembangan mata pencaharian alternatif bagi masyarakat turut mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Sementara itu, kolaborasi antara PKSPL IPB University, American Red Cross, PMI, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dalam mewujudkan pembangunan pesisir yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. 

Kontak Media:
📧 humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
📱 Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
📘 Facebook: PKSPL IPB
📺 YouTube: PKSPL IPB University