Sekjen Kemenhut Dorong IPB University Miliki Hutan Pendidikan Berbasis Ekosistem Mangrove
Sekjen Kemenhut Dorong IPB University Miliki Hutan Pendidikan Berbasis Ekosistem Mangrove

Jakarta, 12 November 2025 – Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan, Dr. Ir. Mahfudz, M.P., mendorong IPB University untuk memiliki Hutan Pendidikan berbasis ekosistem mangrove sebagai bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam konservasi, riset inovatif, dan pembangunan berkelanjutan.
Dorongan tersebut disampaikan dalam audiensi antara Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan yang berlangsung di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Mahfudz menilai bahwa IPB sebagai kampus inovasi memiliki kapasitas besar untuk mengembangkan kawasan mangrove sebagai Pusat Riset dan Pembelajaran Mangrove berskala global.
“IPB memiliki potensi akademik dan pengalaman yang kuat dalam pengelolaan ekosistem pesisir. Dengan menjadikan kawasan mangrove sebagai hutan pendidikan, IPB dapat berkontribusi nyata terhadap pengembangan riset, inovasi, serta pendidikan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Dr. Mahfudz.
Ia menambahkan, inisiatif pengembangan hutan pendidikan mangrove juga sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mendukung upaya penanggulangan perubahan iklim, pelestarian ekosistem laut dan darat, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui program Perhutanan Sosial. Menurutnya, integrasi antara riset ilmiah dan pemberdayaan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan manfaat ekologis sekaligus sosial-ekonomi di tingkat lokal.
“Pendekatan kolaboratif antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan pengelolaan hutan pendidikan ini,” tambahnya.
Rencana pengembangan Hutan Pendidikan Mangrove IPB diharapkan tidak hanya menjadi wadah pembelajaran dan riset, tetapi juga simbol komitmen perguruan tinggi terhadap keberlanjutan lingkungan. Inisiatif ini menjadi langkah nyata IPB University dalam mendukung Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat riset dan inovasi mangrove di tingkat global.
