PKSPL LRI i-MAR IPB University Tegaskan Peran Strategis dalam PNLG Forum 2025 di Jakarta

PNLC 1

PKSPL LRI i-MAR IPB University Tegaskan Peran Strategis dalam PNLG Forum 2025 di Jakarta

Jakarta, 16 September 2025 – Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) LRI i-MAR IPB University, selaku Host Secretariat Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia Network of Learning Centers (PNLC), turut berperan aktif dalam Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia Network of Local Governments (PNLG) Forum 2025. Forum internasional ini siselenggarakan pada tanggal 16–17 September 2025 di Hotel Kempinski, Jakarta, dengan dihadiri kepala daerah dari 55 kota serta lima anggota asosiasi yang berasal dari 10 negara anggota PEMSEA.

Acara dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, yang menyampaikan kebanggaan Jakarta menjadi tuan rumah sekaligus menekankan relevansi tema tahun ini, “Towards a Sustainable and Inclusive Blue Economy”, dengan tantangan dan peluang Jakarta sebagai kota pesisir. Pramono menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemerintah daerah, pusat, dan jejaring PNLG untuk mendorong pembangunan pesisir yang berkelanjutan. 

Dalam sesi keynote, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyoroti urgensi menjaga ekosistem laut dan pesisir melalui pendekatan ekonomi biru yang inklusif, berbasis inovasi, kemitraan, dan partisipasi masyarakat.

PKSPL IPB University memainkan peran penting dalam PNLG–PNLC Joint Learning Forum, yang dibuka oleh Prof. Fang Qinhua (Deputy Secretary-General PNLG Secretariat, Vice President PNLC, dan Deputy Director COMI Xiamen University). Sesi ini dipandu langsung oleh Prof. Yonvitner, Kepala PKSPL IPB University sekaligus President PNLC, yang menegaskan komitmen akademisi dalam menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebijakan publik.

Forum menghadirkan tiga diskusi panel tematik:

  1. Case Study Presentations: Source to Sea Governance – Science-based Tools and Strategies for Local Action, fasilitator Ms. Nancy Bermas (PEMSEA Resource Facility), dengan pembicara Dr. drh. Hasudungan A. Sidabalok (Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta), Prof. Dr. Luky Adrianto (Kepala LRI IPB University; penasehat PKSPL IPB University), Mr. HE Yuefeng (Fangchenggang Oceanic Administration, China) dan Ibu Marulina Dewi (Kepala Biro Kerja Sama Daerah Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta).
  2. Strengthening Climate Resilience through Local Action and Ocean Innovation, difasilitasi oleh Prof. Dr. Luky Adrianto, menghadirkan berbagai perwakilan dari Korea Selatan dan Indonesia, diantaranya Ms. Song Eun-Jung (Deputy Director of Marine Environment Team, Busan City, RO Korea), Bapak Feiruly Irzal (Kepala Bidang Perekonomian Bappeda Provinsi DKI Jakarta), dan Bapak Bachrun La Buta (Bupati Kabupaten Muna, Indonesia).
  3. Building the Blue Economy Locally: Perspectives on Technologies, Marine Enterprises, and Nature-based Solutions, difasilitasi oleh Dr. Handoko Adi Susanto (Interim Executive Director, ATSEA), dengan narasumber dari China, Vietnam, dan Indonesia yaitu Ms. Cheng Kexin (Engineer, Dongying Huanhai Institute of Marine Conservation and Development, China),  Dr. Tran Thi Thu Ha (Economic Valuation Expert, Vietnamese Academy for Forest Science) dan Bapak Hari Kushardanto (Wakil Direktur, RARE Indonesia).

Hari kedua ditutup dengan PNLG General Assembly, Side Event South China Sea Strategic Action Programme (SCS SAP) UNOP yang mengusung tema “Learning Exchange, serta kunjungan lapangan ke Museum Pelindo 2 dan Kepulauan Seribu, yang memberikan pengalaman praktis bagi peserta dalam memahami pengelolaan laut dan pesisir.

Keterlibatan PKSPL LRI i-MAR IPB University dalam forum ini menegaskan peran strategis IPB University sebagai pusat ilmu pengetahuan dan inovasi global yang mendukung pembangunan pesisir dan laut yang berkelanjutan, tangguh iklim, dan inklusif.

Partisipasi PKSPL IPB University dalam PNLG Forum 2025 mencerminkan komitmen nyata terhadap pencapaian SDGs, antara lain mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui transfer pengetahuan lintas sektor, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dengan penguatan strategi mitigasi dan adaptasi berbasis indikator kesehatan laut, SDG 14 (Ekosistem Lautan) lewat tata kelola pesisir dan konservasi berbasis data, serta SDG 17 (Kemitraan) melalui kolaborasi strategis antar pemerintah, akademisi, industri, media, dan komunitas internasional.

 

Kontak Media:
📧 humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
📱 Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
📘 Facebook: PKSPL IPB
📺 YouTube: PKSPL IPB University