PKSPL IPB University Tampilkan Dampak Nyata Sea Farming dalam Coral Triangle Day 2025

Coral Triangle Day 2025 1

PKSPL IPB University Tampilkan Dampak Nyata Sea Farming dalam Coral Triangle Day 2025

Kepulauan Seribu, 26 Juni 2025 โ€” Dalam rangka memperingati Coral Triangle Day 2025, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) LRI-iMAR IPB University turut berperan aktif menyuarakan pentingnya perlindungan ekosistem laut dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Bertempat di Balai Sea Farming PKSPL LRI-iMAR, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menampilkan inovasi pengelolaan pesisir yang berkelanjutan melalui program sea farming yang telah dikembangkan oleh PKSPL IPB.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 5 Abad Jakarta serta menjelang pelaksanaan PNLG Forum 2025. Kegiatan Coral Triangle Day tahun ini diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta bersama SKPD terkait, bekerja sama dengan sejumlah kolaborator lintas sektor, termasuk PKSPL LRI-iMAR IPB, Yayasan Terumbu Karang Indonesia, PT Pembangunan Jaya Ancol, Divers Clean Action, hingga komunitas pelajar dan mahasiswa.

Generasi Muda, Pilar Restorasi Maritim

Muhammad Qustam Sahibuddin, peneliti PKSPL IPB University, menekankan pentingnya pelibatan generasi muda dalam pelestarian laut melalui program ini.

โ€œPelibatan generasi muda pada kegiatan Coral Triangle Day 2025 sangat penting, karena sejalan dengan pembangunan kembali budidaya maritim yang merupakan pilar pertama dari lima pilar Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,โ€ ungkapnya.

Kegiatan berlangsung selama dua hari (25โ€“26 Juni 2025), dengan berbagai aksi lingkungan seperti penghitungan kesehatan terumbu karang, penanaman mangrove, pelepasan penyu, underwater clean up, restocking ikan, hingga kunjungan edukatif ke Balai Sea Farming PKSPL IPB. Ratusan pelajar dan mahasiswa dari wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu turut serta dalam kegiatan ini.

Sea Farming PKSPL: Inovasi Berbasis Masyarakat

Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi perikanan budidaya, tetapi juga menciptakan dampak sosial-ekonomi melalui pelibatan masyarakat sekitar dan pemberdayaan komunitas lokal. Balai Sea Farming menjadi pusat pembelajaran terbuka yang menggabungkan riset, konservasi, dan transfer teknologi kepada publik, khususnya generasi muda dan pelaku usaha pesisir.

PKSPL IPB University terus berkomitmen mengedepankan pendekatan riset dan aksi nyata dalam menjaga ekosistem pesisir dan laut Indonesia. Melalui inisiatif seperti Coral Triangle Day dan program sea farming, PKSPL berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat menjadi agen perubahan untuk masa depan laut yang lebih lestari dan berkelanjutan.

Terkait dengan capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), kegiatan Coral Triangle Day 2025 secara nyata berkontribusi terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 14 (Ekosistem Lautan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kontribusi tersebut tercermin melalui peningkatan literasi kelautan generasi muda melalui pendekatan pembelajaran langsung dan partisipatif; penguatan aksi konservasi laut yang berperan dalam mitigasi perubahan iklim; implementasi program restorasi berbasis komunitas untuk menjaga biodiversitas laut; serta sinergi multi pihak antara akademisi, pemerintah, sektor swasta, dan komunitas lokal dalam mendorong pengelolaan pesisir yang inklusif dan berkelanjutan.

Kontak Media:
๐Ÿ“ง humas@pksplipb.or.id
๐ŸŒ www.pkspl.ipb.ac.id
๐Ÿ“ฑ Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
๐Ÿ“˜ Facebook: PKSPL IPB
๐Ÿ“บ YouTube: PKSPL IPB University