PKSPL IPB University Siap Dampingi 12 Kabupaten Pesisir Jawa Tengah dalam Program NUSACORE

Gambar WhatsApp 2025-10-31 pukul 05.57.39_d2c4b265

PKSPL IPB University Siap Dampingi 12 Kabupaten Pesisir Jawa Tengah dalam Program NUSACORE

Semarang, 30 Oktober 2025  — Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengelolaan pesisir berkelanjutan melalui keterlibatannya pada kegiatan Pengenalan Program dan Kick-offNature-based Solutions for Advancing Coastal Resilience (NUSACORE)” yang digelar di Patra Semarang Hotel Convention, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan hibah Climate and Ocean Adaptation and Sustainable Transition Facility (COAST) yang ditandatangani oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama dengan the Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO) dari Pemerintah Inggris.

Dalam pelaksanaannya, KKP menunjuk Yayasan Rekam Nusantara dan PKSPL IPB University sebagai mitra konservasi untuk menjalankan program NUSACORE di 12 kabupaten pesisir Jawa Tengah. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan wilayah pesisir terhadap perubahan iklim, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta memastikan pengelolaan sumber daya pesisir berjalan secara berkelanjutan berbasis nature-based solutions

Rangkaian acara dimulai dengan sambutan dari perwakilan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Ketua Yayasan REKAM Nusantara, serta Direktur Konservasi Ekosistem, KKP. Ketiga panelis ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, mitra pembangunan, dan organisasi masyarakat sipil untuk mempercepat agenda konservasi dan rehabilitasi ekosistem pesisir, khususnya di wilayah Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu lokasi prioritas.

Sesi utama acara berfokus pada pemaparan seputar kebijakan pemerintah terkait konservasi laut, sosialisasi program COAST, dan peran Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi dalam menjaga keberlanjutan ekosistem. Tidak hanya menyampaikan strategi teknis, diskusi interaktif juga melibatkan stakeholder perguruan tinggi, mitra pembangunan internasional, dan perusahaan swasta yang memiliki komitmen terhadap kelestarian sumber daya alam laut di Indonesia.

Di penghujung acara, Yayasan REKAM Nusantara dan Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University menguraikan kesiapan implementasi proyek, prioritas kegiatan NUSACORE, serta mekanisme pendanaan program berbasis hibah dari Pemerintah Inggris. Dialog berjalan konstruktif, memberikan ruang bagi peserta untuk mengusulkan kegiatan eligible, memetakan tantangan, serta menegaskan dukungan lintas sektor terhadap upaya adaptasi dan transisi berkelanjutan kawasan pesisir Indonesia. 

Melalui kegiatan ini, PKSPL IPB University menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam riset dan pendampingan teknis di lapangan, guna mendorong implementasi pengelolaan pesisir yang lebih inklusif, partisipatif, dan berbasis solusi alam.(van) 

Kegiatan NUSACORE ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui penguatan kapasitas adaptasi masyarakat pesisir terhadap dampak iklim; SDG 14 (Ekosistem Lautan) dengan perlindungan dan pemulihan ekosistem pesisir; SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui pendekatan rehabilitasi berbasis alam; serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) lewat kolaborasi erat antara pemerintah, akademisi, lembaga internasional, dan masyarakat lokal dalam mewujudkan pembangunan pesisir yang tangguh dan berkelanjutan.

 

Kontak Media:
📧 humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
📱 Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
📘 Facebook: PKSPL IPB
📺 YouTube: PKSPL IPB University