PKSPL IPB University Lakukan Kajian Rona Lingkungan di Peraiaran Laut Selat Malaka
PKSPL IPB University Lakukan Kajian Rona Lingkungan di Peraiaran Laut Selat Malaka
Aceh, 10 Oktober 2025 — Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan melalui kegiatan Kajian Rona Lingkungan di perairan Laut Selat Malaka. Kegiatan ini dilaksanakan di Provinsi Aceh, meliputi Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bireuen, dan Kota Lhokseumawe, sebagai bagian dari upaya untuk memahami kondisi lingkungan eksisting dan persepsi masyarakat terhadap rencana pengembangan sektor migas di kawasan tersebut.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk melakukan survei awal terkait kondisi lingkungan pesisir dan laut serta aspek sosial ekonomi masyarakat, guna memastikan bahwa setiap proses pembangunan di wilayah pesisir berjalan secara bertanggung jawab dan berbasis pada prinsip keberlanjutan.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan beberapa tim ahli dengan fokus pengamatan sesuai keahlian masing-masing anggota tim. Tim pengambilan sampel laut melakukan survei kualitas air laut, oseanografi (CTD), hidrofon, serta pengamatan biota air dan mamalia laut di perairan Selat Malaka. Sementara tim pengamatan terumbu karang melakukan identifikasi kondisi ekosistem di empat titik lokasi: Pantai Kecamatan Seunuddon, Baktiya Barat, Lapang, dan Samudera. Selain itu, tim pengukuran kualitas udara, air tanah, sungai, dan sedimen mengambil sampel di Desa Berandang (Kecamatan Samudera Bayu, Lhokseumawe) serta Desa Calok (Kecamatan Pandrah, Bireuen). Selanjutnya , tim flora dan fauna pesisir melakukan pengamatan di kawasan mangrove Kecamatan Seunuddon, Baktiya Barat, Lapang, Samudera, Muara Dua, Gandapura, dan Kuala untuk memetakan keanekaragaman hayati di wilayah tersebut.
Kegiatan ini juga diperkuat dengan tim sosial ekonomi dan kesehatan masyarakat, yang melaksanakan wawancara dengan warga pesisir serta mengumpulkan data sekunder dari dinas perikanan dan dinas kesehatan setempat.

Melalui pendekatan ilmiah yang menyeluruh dan partisipatif, hasil kajian ini diharapkan menjadi dasar dalam menilai potensi dampak pembangunan migas terhadap lingkungan pesisir serta memberikan rekomendasi strategis bagi pengelolaan berkelanjutan di wilayah Laut Selat Malaka.
Kegiatan ini menegaskan posisi PKSPL IPB University sebagai lembaga riset yang berperan aktif dalam menyediakan dasar ilmiah bagi pengambilan keputusan strategis di bidang kelautan dan lingkungan, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir dan laut di kawasan strategis Selat Malaka.
Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian SDGs melalui pemantauan kualitas air dan lingkungan pesisir (SDG 6), penguatan data untuk mitigasi perubahan iklim (SDG 13), pelestarian ekosistem laut dan darat melalui kajian biota serta flora-fauna pesisir (SDG 14 & 15), serta kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan (SDG 17).
Kontak Media:
📧 humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
📱 Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
📘 Facebook: PKSPL IPB
📺 YouTube: PKSPL IPB University
