PKSPL IPB University Fasilitasi Pertukaran Pengetahuan Global dalam Workshop Internasional di Bogor

workshop KS

PKSPL IPB University Fasilitasi Pertukaran Pengetahuan Global dalam Workshop Internasional di Bogor

Bogor, 16 Mei 2025 – Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran akademisi sebagai jembatan pengetahuan antara sains dan masyarakat. Bertempat di Gedung EDTC PKSPL, kegiatan Workshop on Knowledge Exchange digelar sebagai forum pertukaran ilmu lintas negara yang diinisiasi bersama International Research Institute for Maritime, Ocean and Fisheries (LRI I-MAR) dan DAMARS.

Acara dibuka pada pukul 09.00 WIB oleh MC, Kak Lusita Meilana dan dihadiri oleh peserta dari berbagai institusi akademik dan mitra penelitian. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Luky Adrianto, M.Sc menekankan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman bersama melalui proses knowledge exchange. “Kita tidak hanya berbagi informasi, tetapi membangun pemahaman lintas disiplin yang akan memperkaya solusi terhadap tantangan di wilayah pesisir dan laut,” ujarnya.

Tiga Narasumber Internasional, Satu Tujuan: Ilmu untuk Perubahan

Dipandu oleh Dr.rer.nat. Kustiariyah Tarman, Associate Fellow PKSPL IPB University, workshop ini menghadirkan tiga pembicara utama dari institusi internasional ternama:

Rebecca Lahl, M.Sc – ZMT Bremen, Jerman

Membawakan materi bertajuk “What is Knowledge Exchange, Why Do We Need It?”, Rebecca menguraikan dasar-dasar konsep knowledge exchange serta perbedaannya dengan co-design. Ia juga memaparkan pendekatan socio-practice transdisciplinary, yang menggabungkan ilmu pengetahuan dengan praktik sosial di lapangan untuk menghasilkan kebijakan yang lebih inklusif.

Prof. Li-Chuan Liuhuang – National Chung Cheng University, Taiwan

Dalam presentasinya berjudul “Common Concepts, Tools and Approaches for Effective Knowledge Exchange”, Prof. Li-Chuan menjelaskan pentingnya konsultasi sosial dalam merancang kebijakan perikanan, khususnya terkait keselamatan kerja, kesehatan, dan kesejahteraan awak kapal perikanan. Ia menekankan pentingnya membangun konsensus sosial sebagai fondasi dalam kebijakan ketenagakerjaan sektor perikanan.

Dr. Sebastian Ferse – ZMT Bremen / DAAD Lecturer at FPIK IPB University

Dengan topik “Define, Support, and Assess the Societal Impact of Science”, Dr. Ferse menyoroti bagaimana riset dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, melampaui ranah akademik. Ia memaparkan metode dalam mengukur dan meningkatkan pengaruh sains terhadap ekonomi, kebijakan publik, lingkungan, hingga budaya.

PKSPL IPB: Menjembatani Sains dan Masyarakat

Melalui kegiatan ini, PKSPL IPB University menegaskan perannya dalam mendorong kolaborasi global dan integrasi ilmu pengetahuan ke dalam kebijakan publik dan praktik pengelolaan sumber daya pesisir. Workshop ini menjadi ruang refleksi dan inovasi, sekaligus penguatan kapasitas kelembagaan dalam menghadapi tantangan pesisir yang kompleks dan dinamis.

Sebagai bagian dari jejaring internasional, PKSPL akan terus mendukung kegiatan pertukaran pengetahuan lintas negara dan lintas disiplin, demi terwujudnya pengelolaan laut dan pesisir yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.