PKSPL IPB University Dukung Pemantauan Lingkungan dan Sosial di Indramayu

UKL-UPL NEAC 001 Indramayu 1

PKSPL IPB University Dukung Pemantauan Lingkungan dan Sosial di Indramayu

Indramayu, 3 September 2025 – Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan UKL-UPL NEAC 001 yang diselenggarakan kerjasama dengan PT Pertamina EP regional 2. Survei lapangan berlangsung pada 1–3 September 2025 di Desa Juntikedokan dan Desa Lombang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dengan tujuan mengumpulkan data lingkungan yang komprehensif sebagai dasar penyusunan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL).

Kegiatan ini mencakup pengambilan sampel udara ambien, tanah, air sungai, dan air tanah untuk dianalisis di laboratorium, serta pengumpulan data sosial, ekonomi, budaya, dan kesehatan masyarakat. Selain itu, tim juga melakukan inventarisasi lalu lintas terkait aktivitas PT Pertamina, untuk melengkapi gambaran menyeluruh mengenai kondisi wilayah. Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan dasar ilmiah yang kuat dalam merancang strategi pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

β€œMemahami kondisi lingkungan dan sosial di lapangan adalah langkah awal krusial dalam merancang strategi pengelolaan dan pemantauan yang efektif, demi kepatuhan dan keberlanjutan lingkungan kita,” ujar tim PKSPL IPB University dalam kesempatan wawancara.

Dengan keberhasilan pelaksanaan survei ini, PKSPL IPB University bersama PT Pertamina menegaskan pentingnya pendekatan terpadu antara aspek ilmiah dan sosial dalam setiap rencana pembangunan. Lebih dari sekadar kewajiban regulasi, kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama untuk memastikan bahwa kemajuan industri tetap berjalan selaras dengan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pemantauan kualitas air, tanah, dan udara, kegiatan ini mendukung SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi). Upaya mitigasi dampak lingkungan berbasis data turut memperkuat SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Identifikasi potensi dampak pembangunan terhadap lin

gkungan darat dan pesisir berkontribusi pada SDG 15 (Ekosistem Darat), sementara sinergi strategis antara akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat mencerminkan wujud nyata dari SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Kontak Media:
πŸ“§ humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
πŸ“± Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
πŸ“˜ Facebook: PKSPL IPB
πŸ“Ί YouTube: PKSPL IPB University