PKSPL IPB University Dukung Konservasi Laut melalui Survei Terumbu Karang di Bangka Belitung

Coral Reef Bangka Belitung 1

PKSPL IPB University Dukung Konservasi Laut melalui Survei Terumbu Karang di Bangka Belitung

Bangka Belitung, 27 Juli 2025 — Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pengelolaan pesisir berkelanjutan melalui konservasi laut berbasis sains, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) LRI–iMAR IPB University melakukan survei lapangan terhadap ekosistem terumbu karang dan kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Belitung dan Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek internasional bertajuk Implementing the Strategic Action Programme for the South China Sea and Gulf of Thailand in Indonesia, yang didukung oleh United Nations Office for Project Services (UNOPS), United Nations Environment Programme (UNEP), Southeast Asian Fisheries Development Center (SEAFDEC), Global Environment Facility (GEF), dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Tim survei PKSPL IPB University yang terdiri dari Novit Rikardi, Agus Soleh, Aditya Bramandito, Rifky Nur Fahmi, Yuliana, dan Muhammad Qustam Sahibuddin, melakukan pengumpulan data selama 13 hari di beberapa lokasi, yakni:

  • Kabupaten Belitung: Desa Pulau Gersik (Dusun Pulau Kuil dan Pulau Lima) dan Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik.
  • Kabupaten Bangka Tengah: Pulau Ketawai (Desa Kurau, Kecamatan Koba) dan Pulau Semujur (Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru).

Survei Lapangan Berbasis Sains dan Partisipatif

Survei dilakukan melalui pendekatan ilmiah dan partisipatif, meliputi dokumentasi biofisik (tutupan karang, jenis spesies, serta indikator kesehatan ekosistem) serta pengumpulan data sosial ekonomi masyarakat setempat melalui in-depth interview. Kegiatan ini juga melibatkan koordinasi intensif dengan Dinas Kelautan dan Perikanan serta Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk dinas teknis tingkat kabupaten.

Ekosistem terumbu karang mampu menyediakan berbagai sumber daya alam dan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir. Dimana masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ekosistem ini. Hubungan antara terumbu karang dan kehidupan masyarakat pesisir bak dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan,” ungkap Tim Survei Coral Reef SCS SAP PKSPL LRI–iMAR IPB University.

Melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis sains, PKSPL IPB University terus memainkan peran strategis dalam mengawal arah pembangunan pesisir dan laut Indonesia yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan perubahan iklim.

Kegiatan survei ini menunjukkan kontribusi nyata PKSPL IPB University terhadap SDGs, khususnya SDG 13 (Iklim), SDG 14 (Lautan), SDG 15 (Ekosistem Darat), dan SDG 17 (Kemitraan). Lewat pemantauan langsung di lapangan, PKSPL ikut menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir, melindungi keanekaragaman hayati, dan mendorong kolaborasi antara masyarakat, akademisi, pemerintah, dan mitra global.

Kontak Media:
📧 humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
📱 Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
📘 Facebook: PKSPL IPB
📺 YouTube: PKSPL IPB University