PKSPL IPB Perkuat Tata Kelola Pesisir Melalui Pelatihan dan Workshop SIMPANDU untuk Konsorsium FOCUS

Gambar WhatsApp 2025-10-27 pukul 09.45.00_2613c0db

PKSPL IPB Perkuat Tata Kelola Pesisir Melalui Pelatihan dan Workshop SIMPANDU untuk Konsorsium FOCUS

Semarang, 24 Oktober 2025 β€” Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung tata kelola pesisir berbasis teknologi dan kolaborasi multipihak melalui kegiatan Pelatihan, Workshop, dan Alih Teknologi Aplikasi SIMPANDU (Sistem Informasi dan Monitoring Pengelolaan Pesisir Terpadu) yang diselenggarakan untuk Konsorsium FOCUS.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (tanggal 22 – 24 Oktober 2025) ini dihadiri oleh perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Bappeda Kota Semarang, serta Bappeda Kabupaten Batang, Demak, Kendal, dan Jepara, dengan partisipasi aktif dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) masing-masing daerah.

Aplikasi SIMPANDU merupakan inovasi digital yang dikembangkan oleh tim PKSPL IPB University, yaitu Fajriayawan dan Tandry, sebagai sistem terpadu untuk membantu Project Management Office (PMO) dan Kelompok Kerja (Pokja) dalam mengelola, memantau, dan berkomunikasi dengan masyarakat pesisir secara efektif.Β 

Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada fitur-fitur utama SIMPANDU serta langkah integrasinya dengan sistem informasi yang telah ada di kabupaten/kota. Ke depan, SIMPANDU direncanakan akan berpusat di tingkat provinsi sebagai sistem induk yang terhubung dengan data pesisir seluruh wilayah provinsi Jawa Tengah.

Dalam sesi diskusi, Nathan, perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Tengah, memberikan apresiasi terhadap inovasi ini. β€œSIMPANDU ini ibarat lemari brankas besar yang akan membantu staf-staf baru dalam menangani permasalahan pengelolaan pesisir. Dengan sistem yang terstruktur dan terintegrasi, pengetahuan dan data tidak akan hilang meski terjadi pergantian personel,” ujarnya.

Peserta dari berbagai daerah juga menyampaikan harapan agar sistem ini dapat menjadi jembatan komunikasi dua arah antara pemerintah, PMO, Pokja, dan masyarakat pesisir. Dengan demikian, informasi terkait kebijakan, program, serta kondisi lapangan dapat tersampaikan secara cepat, akurat, dan merata.

Selain pelatihan teknis, kegiatan ini juga menjadi forum berbagi pengalaman antar daerah dalam penerapan sistem informasi lingkungan dan tata kelola data berbasis digital. PKSPL IPB menekankan bahwa SIMPANDU bukan sekadar alat monitoring, melainkan juga instrumen penting untuk mendukung transparansi, efektivitas koordinasi, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu dan berkelanjutan.

Melalui inisiatif ini, PKSPL IPB University menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan pesisir yang adaptif, transparan, dan berbasis sains, sekaligus mendukung transformasi digital menuju tata kelola kelautan yang efisien dan inklusif.

Kegiatan pelatihan dan workshop SIMPANDU ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya melalui penguatan inovasi dan infrastruktur digital (SDG 9) untuk tata kelola pesisir berbasis riset, pengelolaan ekosistem laut berkelanjutan (SDG 14) melalui sistem monitoring terpadu, serta penguatan kelembagaan (SDG 16) dengan peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan data. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kemitraan lintas sektor (SDG 17) antara pemerintah daerah, lembaga riset, dan masyarakat pesisir dalam membangun kebijakan berbasis data dan kolaborasi yang berkelanjutan.

 

Kontak Media:
πŸ“§ humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
πŸ“± Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
πŸ“˜ Facebook: PKSPL IPB
πŸ“Ί YouTube: PKSPL IPB University