PKSPL IPB Perkuat Program Kemitraan Transformasi Gili Balu Melalui Visitasi dan Bimbingan Teknis

visitasi bimtek

PKSPL IPB Perkuat Program Kemitraan Transformasi Gili Balu Melalui Visitasi dan Bimbingan Teknis

Sumbawa Barat, 25 Agustus 2025 – Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University kembali melaksanakan visitasi program kemitraan transformasi Gili Balu sebagai bagian dari komitmen jangka panjang dalam mendukung pembangunan pesisir yang berkelanjutan. Kegiatan visitasi ini difokuskan pada tiga agenda utama, yaitu bimbingan teknis (bimtek), rearrangement lokasi rehabilitasi terumbu karang untuk revisi dokumen KKPRL, serta pelaksanaan impact assessment dan outcome harvesting sebagai bagian dari endline program.

Visitasi ini semakin istimewa dengan pelaksanaan tiga bimtek sekaligus yang menyasar pada peningkatan kapasitas masyarakat lokal. Pertama, bimtek terkait fisheries dan upaya pencegahan praktik illegal & destructive fishing. Kedua, bimtek perencanaan kolaboratif serta pengembangan wisata berbasis ekosistem. Ketiga, bimtek pembukuan analisis finansial usaha dan perencanaan pengembangan usaha. Kegiatan ini disambut antusias oleh kelompok penerima manfaat, antara lain Pokmaswas, Pokdarwis, dan Poklahsar, yang selama ini menjadi mitra utama dalam implementasi program di Gili Balu.

Agenda pembukaan berlangsung di Aula Serbaguna BLUD BPSDKP Wilayah SSB Desa Poto Tano, dibuka langsung oleh Kepala BLUD BPSDKP SSB, Hamdon. Turut hadir Wakil Kepala PKSPL IPB, perwakilan PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Desa Poto Tano, kelompok masyarakat lokal, organisasi konservasi, serta tokoh adat dan nelayan setempat.

Andy Affandy, Wakil Kepala Bidang Program Pengelolaan Sumberdaya Alam PKSPL IPB, menegaskan bahwa bimtek kali ini ditujukan untuk memastikan transfer pengetahuan dari pelatihan sebelumnya benar-benar diterapkan di lapangan.

“Bimtek ini menjadi langkah tindak lanjut yang memastikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dapat diimplementasikan oleh masyarakat, sehingga memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dari sisi mitra industri, Dimas Purnama, Manager Community Development PT Amman Mineral Nusa Tenggara, menyampaikan apresiasi atas pendekatan ilmiah yang dilakukan PKSPL IPB dalam program ini. Menurutnya, pemetaan awal yang dilakukan PKSPL sangat membantu perusahaan dalam memahami kondisi rona awal desa dampingan. 

“Kami percaya kegiatan berbasis konservasi dan penguatan kapasitas yang difasilitasi PKSPL akan memberi dampak signifikan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, khususnya dalam pengembangan wisata di Gili Balu. Keterlibatan semua pihak menjadi kunci keberhasilan program ini,” ungkapnya.

Komitmen yang sama juga ditegaskan oleh Pemerintah Provinsi NTB. Melalui sambutannya, Izzudin Mahili, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda NTB, menyampaikan dukungan penuh pemerintah terhadap program pengentasan kemiskinan dan pengembangan wisata berbasis kolaborasi. 

“Upaya ini tidak dapat dilakukan sendiri. Sinergi antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan mitra pembangunan menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Harapan Bapak Gubernur, masyarakat dapat berperan aktif agar manfaat program ini benar-benar dirasakan dan mendukung pengurangan kemiskinan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Kegiatan visitasi program kemitraan transformasi Gili Balu menunjukkan kontribusi PKSPL IPB University terhadap SDGs, khususnya dalam pengentasan kemiskinan (SDG 1), konservasi ekosistem laut dan darat (SDG 14 dan SDG 15), penanganan perubahan iklim (SDG 13), serta penguatan kemitraan lintas sektor (SDG 17).

Kontak Media:
📧 humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
📱 Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
📘 Facebook: PKSPL IPB
📺 YouTube: PKSPL IPB University