PKSPL IPB Dukung Penguatan Kapasitas Pokmaswas Lewat Pelatihan Perikanan Bertanggung Jawab di Gili Balu
PKSPL IPB Dukung Penguatan Kapasitas Pokmaswas Lewat Pelatihan Perikanan Bertanggung Jawab di Gili Balu

Poto Tano, 22 Juni 2025 β Sebagai bagian dari upaya mendorong tata kelola sumber daya pesisir yang adil, lestari, dan inklusif, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University bersama PT Amman Mineral dan Pemerintah Provinsi NTB, melalui program kemitraan TransformaSea Gili Balu, menyelenggarakan Pelatihan Perikanan Bertanggung Jawab di Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pelatihan Teknis Tematik TransformaSea Gili Balu yang menitikberatkan pada penguatan kapasitas Kelompok Masyarakat Pengawas (PokMasWas). Kelompok ini diharapkan menjadi agen penyuluh dalam menyuarakan praktik perikanan tangkap yang ramah lingkungan, bertanggung jawab, serta berkelanjutan sesuai regulasi, dan berbasis ekosistem di kawasan perairan Gili Balu.
Fokus Pelatihan: Menjaga Laut, Mengedukasi Masyarakat

Sebagai pelatihan tematik keempat dalam program, kegiatan ini mengangkat isu-isu penting seperti penanggulangan praktik illegal fishing, penggunaan alat tangkap legal, zona tangkap, serta teknik penyuluhan dasar. Metode yang digunakan mengadopsi prinsip andragogi atau pembelajaran orang dewasa, dengan mengedepankan partisipasi aktif, diskusi kelompok, dan simulasi praktik public speaking.
Dalam sambutannya, Andy Afandy, S.P., M.Si., Deputi Bidang SDAL PKSPL IPB University, menyampaikan:
βKegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama antara AMMAN dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB untuk mengembangkan ekowisata bahari di Gili Balu. Kita bicara soal perikanan berkelanjutan karena melalui pelibatan PokMasWas, kita bersama-sama menjaga dan memelihara sumber daya ikan di sekitar Poto Tano. Pelatihan ini tidak hanya menyegarkan pemahaman, tetapi juga menjadi titik awal penyebaran informasi yang lebih luas ke masyarakat.β
Pelatihan dilaksanakan selama dua hari dan terbagi ke dalam empat sesi utama:
- Mengenal Kampung dan Ruang Tangkap, peserta diajak memetakan wilayah tangkap nelayan secara partisipatif melalui permainan edukatif, dipandu oleh fasilitator Siti Erwina.
- Konsep Perikanan Bertanggung Jawab, disampaikan oleh Andy Afandy, sesi ini menggambarkan keterkaitan antara keberlanjutan ekosistem dan pemanfaatan sumber daya ikan yang adil dan berbasis hukum.
- Refleksi Pembelajaran, peserta diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait perikanan dan pengawasan, untuk memperkuat kesadaran dan komitmen individu maupun kelompok di pandu oleh Siti Erwina dan Yoppie Christian.
- Menjadi Penyuluh Perikanan Bertanggung Jawab, peserta dilatih menyampaikan materi secara publik (public speaking) untuk memperkuat kemampuan komunikasi dan penyuluhan di komunitas masing-masing di pandu oleh Yoppie Christian.Β
Setelah pelatihan, para peserta diharapkan aktif menyampaikan materi kepada komunitas di sekitar mereka. Tindak lanjut akan dilakukan tiga bulan kemudian untuk mengevaluasi sejauh mana pelatihan ini telah diterapkan di lapangan.
Komitmen PKSPL IPB University: Ilmu untuk Masyarakat Pesisir

Sebagai lembaga yang berfokus pada penguatan tata kelola kelautan berbasis sains dan masyarakat, PKSPL IPB University berkomitmen mendukung transformasi kapasitas lokal melalui kegiatan berbasis pendidikan kontekstual, penguatan literasi hukum dan ekologi, serta konservasi partisipatif. Kegiatan ini juga menjadi wahana penguatan kolaborasi antara akademisi, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem laut yang sehat dan produktif.
Dengan pelatihan ini, PKSPL IPB University kembali menegaskan perannya sebagai katalisator pengembangan wilayah pesisir berbasis ilmu pengetahuan. Inisiatif ini menjadi model yang dapat direplikasi di berbagai wilayah konservasi lain di Indonesia dalam rangka menciptakan masa depan kelautan yang lebih adil dan berkelanjutan.
Terkait dengan capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), kegiatan pelatihan ini secara nyata berkontribusi terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 14 (Ekosistem Lautan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kontribusi tersebut tercermin melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam menjaga ekosistem laut sebagai penyerap karbon alami; penerapan praktik perikanan bertanggung jawab untuk menekan aktivitas penangkapan yang merusak lingkungan laut; pendekatan pembelajaran non-formal yang partisipatif dan relevan dengan konteks lokal; serta kemitraan strategis antara lembaga riset, pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas pesisir dalam mewujudkan tata kelola laut yang inklusif dan berkelanjutan.
Kontak Media:
π§ humas@pksplipb.or.id
π www.pkspl.ipb.ac.id
π± Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
π Facebook: PKSPL IPB
πΊ YouTube: PKSPL IPB University
