Perkuat Ketahanan Iklim: PKSPL IPB Dukung Wakatobi dalam Penyusunan Rencana Adaptasi Berbasis Ekosistem dan Inklusi Sosial

Workshop Wakatobi 1

Perkuat Ketahanan Iklim: PKSPL IPB Dukung Wakatobi dalam Penyusunan Rencana Adaptasi Berbasis Ekosistem dan Inklusi Sosial

Wakatobi, 14 Agustus 2025 β€” Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University berkolaborasi dengan United Nations Development Programme (UNDP) dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dalam melaksanakan Inception Workshop and 1st Training on Developing Climate Change Adaptation Plan Based on Ecosystem, Landscape, Gender Equality and Social Inclusion in Wakatobi District. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membangun kapasitas kelembagaan dan komunitas lokal Wakatobi untuk menyusun rencana adaptasi perubahan iklim yang terintegrasi, partisipatif, dan berbasis bukti.

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan daerah mengenai kerentanan iklim, penilaian risiko, serta potensi dampak perubahan iklim pada sektor vital seperti pangan, air, kesehatan, energi, infrastruktur, pengurangan risiko bencana, dan ekosistem. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong integrasi pendekatan berbasis ekosistem dengan prinsip kesetaraan gender dan inklusi sosial, sehingga dokumen rencana adaptasi yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Acara resmi dibuka pada 11 Agustus 2025 oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat mewakili Wakil Bupati Wakatobi. Dalam sambutannya, pemerintah daerah menegaskan bahwa adaptasi iklim bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak bagi Wakatobi sebagai wilayah kepulauan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. Pelatihan yang dilaksanakan pada 12–13 Agustus difokuskan pada pengenalan konsep adaptasi iklim berbasis ekosistem, diskusi partisipatif mengenai kerentanan Wakatobi terhadap banjir rob, abrasi, dan ketidakpastian iklim, serta pembentukan Tim Adaptasi Wakatobi yang melibatkan pemerintah, akademisi, kelompok perempuan, dan komunitas lokal. Simulasi serta studi kasus juga dilakukan untuk merancang langkah awal mitigasi dan adaptasi yang lebih konkret, khususnya dalam menghadapi bencana alam.

Semangat kolektif peserta tampak dari yel-yel β€œTim Adaptasi Perubahan Iklim Hebat, Wakatobi Kuat!!”, yang menjadi simbol optimisme dan komitmen bersama dalam menghadapi tantangan iklim dengan sinergi dan inovasi. PKSPL IPB University sendiri berperan aktif sebagai mitra akademik yang menyediakan kerangka ilmiah, metode penilaian risiko, serta pendekatan partisipatif berbasis ekosistem. Dengan pengalaman panjang dalam kajian pesisir dan laut, PKSPL menekankan bahwa adaptasi iklim harus dipahami bukan sekadar sebagai dokumen formal, melainkan sebagai gerakan kolektif yang mengakar pada kebutuhan masyarakat.

Melalui keterlibatan aktif dalam pelatihan ini, PKSPL IPB University menegaskan perannya sebagai pusat unggulan yang menghubungkan sains, kebijakan, dan masyarakat. Ke depan, diharapkan rencana adaptasi perubahan iklim Kabupaten Wakatobi dapat menjadi model pembelajaran nasional dalam membangun wilayah pesisir yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian SDGs, khususnya SDG 5 (kesetaraan gender), SDG 13 (penanganan perubahan iklim), SDG 14 (ekosistem lautan), SDG 15 (ekosistem darat), dan SDG 17 (kemitraan) melalui penguatan kapasitas adaptasi berbasis ekosistem, pelibatan kelompok rentan, serta kolaborasi lintas pihak.

 

Kontak Media:
πŸ“§ humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
πŸ“± Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
πŸ“˜ Facebook: PKSPL IPB
πŸ“Ί YouTube: PKSPL IPB University