Perkuat Basis Data Pengelolaan Pesisir, PKSPL IPB Laksanakan Pengumpulan Data Program COAST di Pekalongan dan Pemalang
Perkuat Basis Data Pengelolaan Pesisir, PKSPL IPB Laksanakan Pengumpulan Data Program COAST di Pekalongan dan Pemalang
Pekalongan, 5 Maret 2026 β Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University melaksanakan kegiatan pengumpulan data awal program Climate and Ocean Adaptation and Sustainable Transition (COAST) di wilayah Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang pada tanggal 2β4 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian awal implementasi program COAST di Provinsi Jawa Tengah yang bertujuan memperkuat pengelolaan wilayah pesisir melalui pendekatan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.
Kunjungan lapang ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memperkenalkan kegiatan kajian yang akan dilakukan oleh PKSPL IPB kepada pemerintah daerah di Jawa Tengah. Program COAST sendiri direncanakan mencakup 12 kabupaten/kota pesisir di Jawa Tengah, dengan fokus pada penyusunan dokumen status lingkungan pesisir yang komprehensif dan berbasis data ilmiah. Dokumen tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan serta menyusun langkah penanganan berbagai permasalahan pesisir secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Selama pelaksanaan kegiatan, tim PKSPL IPB melakukan kunjungan dan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) di masing-masing wilayah. Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki keterkaitan dengan pengelolaan pesisir, termasuk dinas yang menangani lingkungan hidup, kelautan dan perikanan, tata ruang, serta perencanaan pembangunan daerah.
Melalui forum koordinasi tersebut, tim PKSPL IPB menyampaikan ruang lingkup kajian yang akan dilakukan, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan data yang diperlukan untuk penyusunan dokumen status lingkungan pesisir di masing-masing daerah. Pemerintah daerah menyambut baik kegiatan ini dan menunjukkan dukungan terhadap proses pengumpulan data yang dilakukan secara kolaboratif dan terintegrasi.

Kegiatan ini juga menjadi sarana penting untuk membangun komunikasi awal antara tim peneliti dengan pemerintah daerah serta memperkuat pemahaman bersama mengenai urgensi pengelolaan wilayah pesisir yang adaptif terhadap berbagai tantangan lingkungan, termasuk perubahan iklim, abrasi pantai, penurunan muka tanah, serta tekanan aktivitas pembangunan di kawasan pesisir.
Menurut Dr. Akhmad Solihin, salah satu pakar dari PKSPL IPB University, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat upaya penanganan berbagai permasalahan pengelolaan wilayah pesisir di Jawa Tengah.
βHarapannya kegiatan ini akan menjadi salah satu penyemangat bagi Jawa Tengah untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi,β ujarnya.
PKSPL IPB memandang bahwa penyusunan dokumen status lingkungan pesisir yang berbasis data ilmiah merupakan langkah penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dan berkelanjutan. Dengan adanya dokumen tersebut, pemerintah daerah diharapkan memiliki gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi ekosistem pesisir, dinamika sosial ekonomi masyarakat, serta potensi risiko lingkungan yang perlu diantisipasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Melalui pendekatan kolaboratif antara akademisi dan pemerintah daerah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya PKSPL IPB dalam memperkuat peran ilmu pengetahuan sebagai dasar dalam pengelolaan sumber daya pesisir dan laut di Indonesia.
Pelaksanaan kegiatan pengumpulan data program COAST ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penyusunan dokumen status lingkungan pesisir berbasis data ilmiah mendukung SDG 14 (Ekosistem Lautan) melalui penguatan upaya perlindungan dan pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dengan memperkuat kapasitas daerah dalam memahami dan merespons dampak perubahan iklim di kawasan pesisir. Selain itu, kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam pengumpulan dan pengelolaan data pesisir mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dalam mendukung tata kelola pesisir yang adaptif, berbasis ilmu pengetahuan, dan berkelanjutan.
Kontak Media:
π§ humas@pksplipb.or.id
π www.pkspl.ipb.ac.id
π± Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
π Facebook: PKSPL IPB
πΊ YouTube: PKSPL IPB University
