Kick Off Meeting Technical Assistance for Strengthening Coastal Planning and Governance: Wujudkan Kebijakan Pesisir Jawa Tengah yang Adaptif Iklim dan Berkelanjutan
Kick Off Meeting Technical Assistance for Strengthening Coastal Planning and Governance: Wujudkan Kebijakan Pesisir Jawa Tengah yang Adaptif Iklim dan Berkelanjutan

Bogor, 7 November 2025 — Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Lembaga Riset Internasional Kemaritiman, Kelautan dan Perikanan Institut Pertanian Bogor (PKSPL LRI i-MAR IPB) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah dan DAI-COAST Indonesia Facility menggelar Kick Off Meeting Technical Assistance for Strengthening Coastal Planning and Governance to Promote Data-Driven and Climate-Responsive Policies of Central Java pada Jumat, 7 November 2025.
Pertemuan yang diselenggarakan secara hybrid ini, dengan sebagian peserta hadir langsung di Cozzy Kostel managed by Salak Hospitality, Bogor, dan sebagian lainnya mengikuti secara daring, menjadi langkah awal dalam pelaksanaan kegiatan asistensi teknis untuk memperkuat perencanaan dan tata kelola wilayah pesisir di Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun fondasi kerja sama antar lembaga yang berfokus pada penguatan kapasitas daerah, pemanfaatan data, serta penerapan kebijakan yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.
Agenda utama pertemuan ini adalah koordinasi pelaksanaan survei Social and Organizational Capacity (SOC) di 12 kabupaten dan kota pesisir di Provinsi Jawa Tengah. Survei ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan pesisir yang berbasis data dan responsif terhadap tantangan perubahan iklim, termasuk dalam hal ketahanan ekosistem dan penghidupan masyarakat pesisir.
Inisiatif ini memiliki keterkaitan erat dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui kegiatan ini, para mitra berupaya memperkuat implementasi “Tujuan 13” tentang Penanganan Perubahan Iklim melalui peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan adaptasi berbasis bukti ilmiah. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung “Tujuan 14” tentang Ekosistem Lautan, dengan mendorong tata kelola sumber daya pesisir dan laut yang lebih berkelanjutan dan inklusif. Kolaborasi antara PKSPL IPB, Bappeda Provinsi Jawa Tengah, dan DAI-COAST Indonesia Facility ini sekaligus mencerminkan semangat “Tujuan 17” tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, di mana sinergi antar lembaga menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program pembangunan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, perwakilan PKSPL IPB menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor seperti ini menjadi penting dalam menghadapi kompleksitas isu pesisir dan perubahan iklim. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan mitra pembangunan diharapkan dapat menghasilkan kebijakan dan praktik pengelolaan pesisir yang tidak hanya berbasis data dan riset, tetapi juga berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan.
Melalui pertemuan awal ini, seluruh pihak menyepakati pentingnya koordinasi yang kuat dan komunikasi berkelanjutan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. Kick off meeting ini menjadi tonggak awal dalam upaya bersama mewujudkan tata kelola pesisir Provinsi Jawa Tengah yang lebih tangguh, berkeadilan, dan berkelanjutan dalam menghadapi dinamika perubahan iklim global.
