Jaga Keseimbangan Ekosistem dan Aktivitas Nelayan, PKSPL IPB University dan Medco Energy Lakukan Pemantauan Pengeboran Migas di Anambas
Jaga Keseimbangan Ekosistem dan Aktivitas Nelayan, PKSPL IPB University dan Medco Energy Lakukan Pemantauan Pengeboran Migas di Anambas

Anambas, 11 Juli 2025 – Komitmen untuk memastikan praktik industri migas yang bertanggung jawab terus dikedepankan oleh Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University. Bersama dengan PT Medco Energy, tim peneliti PKSPL IPB melakukan observasi lapangan selama lima hari di Kabupaten Kepulauan Anambas, guna memantau dampak sosial dan lingkungan dari aktivitas pengeboran migas lepas pantai.
Pemantauan difokuskan pada tiga aspek utama: keberlanjutan aktivitas nelayan, keselamatan alur pelayaran, dan kualitas lingkungan perairan laut.
“Prinsip keberlanjutan harus selalu berdampingan dengan kemajuan industri. Kehadiran kami adalah bentuk tanggung jawab sains dalam menjembatani dunia usaha dan masyarakat,” ujar Andan Hamdani, tim peneliti PKSPL IPB University.
Aktivitas Nelayan Tidak Terganggu serta Alur Pelayaran Aman dan Terkendali

Hasil dari observasi dan wawancara dengan nelayan lokal, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), hingga pengepul ikan menunjukkan bahwa aktivitas pengeboran tidak mengganggu zona tangkap nelayan. Tidak ditemukan insiden kerusakan alat tangkap, kehilangan rumpon, maupun hambatan operasional di laut.
Zona penangkapan yang dilarang telah diinformasikan dengan baik melalui sosialisasi sebelumnya, dan nelayan tetap dapat melaut seperti biasa.
Dalam aspek pelayaran, KUPP Tarempa memastikan bahwa seluruh proses mobilisasi rig dan kapal telah sesuai dengan prosedur perizinan yang berlaku, tanpa keluhan atau insiden selama proses berlangsung. Hal ini memperkuat sinyal positif bahwa prosedur operasional industri dapat selaras dengan kepentingan publik.
Kualitas Air Tetap Terjaga

Pemantauan lingkungan dilakukan dengan metode pengamatan visual dan pengambilan sampel air laut di sekitar area pengeboran. Sampel diambil pada saat pasang dan surut di dua titik berbeda, untuk memastikan representasi kondisi yang akurat.
“Hasil awal menunjukkan bahwa perairan di sekitar rig dalam kondisi bersih dan jernih—tanpa buih mencurigakan, tanpa limbah padat mengambang, dan tidak ditemukan benda asing yang mengganggu ekosistem,” ungkap Heru F. Arafat peneliti PKSPL IPB University.
Analisis laboratorium lanjutan akan dilakukan untuk memastikan tidak adanya penurunan kualitas air yang bisa mempengaruhi kehidupan biota laut maupun aktivitas perikanan tradisional.
Kolaborasi untuk Pesisir yang Berkelanjutan
Kegiatan ini mencerminkan kolaborasi strategis antara dunia akademik dan sektor industri dalam mengedepankan prinsip responsible energy development. PKSPL IPB University tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi juga sebagai pihak yang memastikan adanya keterbukaan informasi, akuntabilitas, dan pelibatan masyarakat lokal dalam setiap proses pemantauan.
“Pemantauan semacam ini penting untuk memastikan bahwa pembangunan industri tidak meninggalkan masyarakat pesisir. Keterlibatan aktif warga dan transparansi menjadi kunci untuk menciptakan harmoni antara ekonomi dan ekologi,” ujar Andan Hamdani, tim peneliti PKSPL IPB University lainnya.
Dengan pendekatan berbasis data, keterlibatan publik, dan kolaborasi lintas sektor, PKSPL IPB University kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjembatani sains dan kebijakan untuk masa depan laut Indonesia yang berkelanjutan.
Terkait dengan capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), keterlibatan aktif PKSPL IPB University dalam kegiatan pemantauan lingkungan laut secara nyata berkontribusi terhadap SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 14 (Ekosistem Lautan), SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kontribusi tersebut tercermin melalui penguatan mekanisme pengawasan kualitas lingkungan laut untuk mencegah degradasi ekosistem pesisir; penerapan prinsip kehati-hatian dalam aktivitas industri guna mendukung upaya mitigasi perubahan iklim; dorongan terhadap tata kelola yang transparan dan partisipatif di wilayah pesisir; serta kolaborasi strategis antara akademisi, industri, dan pemerintah dalam menciptakan pembangunan maritim yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Kontak Media:
📧 humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
📱 Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
📘 Facebook: PKSPL IPB
📺 YouTube: PKSPL IPB University
