PKSPL IPB Laksanakan Survei Molekuler Rafflesia di Kepulauan Anambas

WhatsApp Image 2026-04-24 at 15.00.04 - Yuliana Yui

PKSPL IPB Laksanakan Survei Molekuler Rafflesia di Kepulauan Anambas

Tarempa, 20 April 2026 β€” Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University melaksanakan kegiatan survei lapang bertajuk Identifikasi Rafflesia di Kepulauan Anambas secara Molekuler pada 13–20 April 2026 di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya ilmiah untuk mendukung konservasi keanekaragaman hayati sekaligus memperkuat basis data spesies langka di wilayah pesisir dan kepulauan Indonesia.

Tim PKSPL IPB yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Andy Afandy, Yoppie Christian, Kamsari, Yuliana, dan Amandita Lintang. Survei dilakukan melalui pengambilan sampel Rafflesia yang telah mekar untuk kebutuhan identifikasi molekuler, yang nantinya akan digunakan dalam analisis lebih lanjut guna mengetahui kemungkinan keberadaan spesies baru maupun memastikan keterkaitannya dengan spesies yang telah teridentifikasi sebelumnya.

Kegiatan lapang diawali dengan proses sampling pada bagian mahkota atau perigon Rafflesia dengan metode yang memperhatikan prinsip konservasi dan tidak merusak bunga. Proses pengambilan sampel dilakukan oleh tenaga lapang yang telah menggunakan personal protective equipment (PPE) sesuai standar keselamatan kerja dan prosedur penelitian lapang. Sampel yang diperoleh kemudian diekstraksi dan disimpan pada media khusus untuk mendukung tahapan analisis laboratorium berikutnya.

Sampling dilakukan pada beberapa titik lokasi yang memiliki Rafflesia mekar di kawasan Tarempa Selatan. Pendekatan ilmiah yang diterapkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi genetik yang lebih akurat terkait keberadaan Rafflesia di Kepulauan Anambas, sekaligus menjadi landasan penting dalam penguatan strategi konservasi berbasis sains.

Andy Afandy menyampaikan bahwa keberlangsungan hidup Rafflesia sangat dipengaruhi oleh kondisi ekosistem sekitarnya, terutama keberadaan inang yang sensitif terhadap perubahan lingkungan.

β€œRafflesia yang menjadi objek perlindungan Hutan Desa di Tarempa Selatan memerlukan inang yang sensitif terhadap perubahan lingkungan, maka seluruh ekosistemnya harus dipertahankan atau malah diperbaiki agar sesuai bagi rafflesia,” ujar Andy Afandy.

Melalui kegiatan ini, PKSPL IPB menunjukkan komitmennya dalam mendukung penelitian biodiversitas Indonesia, khususnya pada spesies endemik dan langka yang memiliki nilai ekologis tinggi. Selain memperkuat upaya konservasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka peluang pengembangan pengetahuan baru terkait keanekaragaman hayati Indonesia di kawasan kepulauan.

Kegiatan identifikasi molekuler Rafflesia ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 15 (Life on Land) melalui upaya perlindungan ekosistem daratan dan konservasi keanekaragaman hayati, serta SDG 13 (Climate Action) melalui penguatan pemahaman terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem yang rentan terhadap perubahan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi penelitian dan penguatan sinergi dalam pengelolaan sumber daya hayati secara berkelanjutan.

 

Kontak Media:
πŸ“§ humas@pksplipb.or.id
🌐 www.pkspl.ipb.ac.id
πŸ“± Instagram & TikTok: @pkspl_ipb_university
πŸ“˜ Facebook: PKSPL IPB
πŸ“Ί YouTube: PKSPL IPB University