header-int

Rencana Pengembangan Kawasan Ekowisata Berbasis Greenbelt di Kawasan Lagoon Krematorium Kelurahan Ka

Sabtu, 04 Nov 2017, 07:37:55 WIB - 236 View
Share
Rencana Pengembangan Kawasan Ekowisata Berbasis Greenbelt di Kawasan Lagoon Krematorium Kelurahan Ka

Secara alamiah keberadaan ekosistem pantai memiliki nilai ekologis yang sangat besar, seperti ekosistem mangrove disamping sebagai pelindung pantai dari hantaman gelombang dan angin, juga berfungsi sebagai sumber plasma nutfah, tempat pemijahan (spawning ground), pengasuhan (nursery ground), dan mencari makan (feeding ground) bagi berbagai biota perairan seperti ikan, udang, dan kepiting.

Sementara vegetasi pantai lainnya (non mangrove) seperti waru laut, ketapang, cemara dan nyamplung juga memiliki fungsi ekologis yang sangat penting sebagai pencegah abrasi, menahan angin dan juga peredam gelombang pasang.

Mengembalikan fungsi ekologis dari ekosistem yang telah mengalami degradasi merupakan salah satu langkah yang sangat mungkin bisa dilakukan saat ini (sistem pertahanan alami) dalam rangka adaptasi dan atau mitigasi terhadap bencana, disamping langkah-langkah adaptif/mitigatif fisik lainnya juga harus dilakukan (membangun pemecah gelombang, talud laut, dll).

Klik to download

PKSPL-IPB Kampus IPB Baranangsiang
Jl. Raya Pajajaran No. 1, Bogor, Jawa Barat, INDONESIA - 16127;
Phone: (62-251) 8374816, 8374820, 8374839; Facs.: (62-251) 8374726
© 2019 PKSPL-IPB Follow PKSPL-IPB: Facebook Twitter Linked Youtube