header-int

Rencana aksi pemacuan sumberdaya ikan berbasis sea farming di Kabupaten Administrasi Kepulauan Serib

Sabtu, 04 Nov 2017, 07:48:28 WIB - 291 View
Share
Rencana aksi pemacuan sumberdaya ikan berbasis sea farming di Kabupaten Administrasi Kepulauan Serib

Sea farming didefinisikan sebagai sistem pemanfaatan ekosistem laut dangkal berbasis marikultur dengan tujuan akhir pada peningkatan stok sumberdaya ikan dan menjadi pendukung bagi kegiatan pemanfaatan sumberdaya perairan lainnya seperti penangkapan ikan dan wisata laut. Dengan demikian, sea Farming (SF) pada dasarnya merupakan sebuah sistem yang terdiri dari tiga sub-sistem yaitu sub-sistem input, sub-sistem marikultur (proses) dan sub-sistem output.

Sub-sistem pendukung merupakan prasyarat awal pembentukan kelembagaan SF yang memiliki fungsi utama sebagai penyedia faktor pendukung (supporting factors) bagi beroperasinya SF di lokasi yang dituju.  Dalam sub-sistem ini, faktor paling penting adalah berfungsinya demarcated fishing rights sebagai persyaratan batas sistem operasi SF secara geografis (system boundary).  Pembentukan sistem fishing rights (FR) ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan riset partisipatif hingga mencapai kesepakatan lokal.  Penentuan FR ini tidak dapat dilepaskan dari analisis kesesuaian ekosistem sebagai penyokong keberhasilan operasi SF secara teknis-ekologis. 

Klik to Download

PKSPL-IPB Kampus IPB Baranangsiang
Jl. Raya Pajajaran No. 1, Bogor, Jawa Barat, INDONESIA - 16127;
Phone: (62-251) 8374816, 8374820, 8374839; Facs.: (62-251) 8374726
© 2019 PKSPL-IPB Follow PKSPL-IPB: Facebook Twitter Linked Youtube