header-int

Pengelolaan Pesisir Berbasis Masyarakat dalam Pengurangan Resiko Bencana (Studi Kasus Kabupaten Lomb

Sabtu, 08 Apr 2017, 22:10:04 WIB - 53 View
Share
Pengelolaan Pesisir Berbasis Masyarakat dalam Pengurangan Resiko Bencana (Studi Kasus Kabupaten Lomb

Kawasan Pesisir Lombok Barat merupakan kawasan rawan bencana, baik bencana alam maupun bencana yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Bencana alam merupakan suatu fenomena yang tidak dapat dihindari oleh segenap Bangsa Indonesia. Bahkan, frekuensi bencana alam yang terjadi di Indonesia cukup tinggi, seperti tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam pada 26 Desember 2004, gempa dan tsunami Nias (2005), gempa dan tsunami Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (2006), gempa Sumatera Barat dan Bengkulu (2007), serta banjir di hampir seluruh pulau-pulau besar Indonesia.

Besarnya potensi bencana alam, baik yang terjadi secara alamiah maupun akibat tindakan manusia serta besarnya korban yang ditimbulkan, maka Pemerintah Indonesia harus menyusun dan memiliki kebijakan khusus untuk menanggulangi atau menangani bencana alam dengan baik. Hal ini sebagaimana yang dituangkan pada UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana mencakup serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang beresiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat, dan rehabilitasi.

Klik to download

PKSPL-IPB Kampus IPB Baranangsiang
Jl. Raya Pajajaran No. 1, Bogor, Jawa Barat, INDONESIA - 16127;
Phone: (62-251) 8374816, 8374820, 8374839; Facs.: (62-251) 8374726
© 2017 PKSPL-IPB Follow PKSPL-IPB: Facebook Twitter Linked Youtube