header-int

Kondisi Sosial Ekonomi Pulau-Pulau Kecil di Semenanjung Al Mulk Kabupaten SBT

Kamis, 20 Jul 2017, 09:09:26 WIB - 120 View
Share
Kondisi Sosial Ekonomi Pulau-Pulau Kecil di Semenanjung Al Mulk Kabupaten SBT

PKSPL-IPB, 5 Juli 2017 - Kabupaten Seram Bagian Timur atau biasa disebut SBT merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Maluku. Letak Kabupaten SBT diapit oleh tiga laut besar, yaitu Laut Seram, Laut Banda dan Laut Arafuru serta berbatasan langsung dengan Kabupaten Maluku Tengah. Secara geografis Kabupaten SBT terletak antara 129°50’00” - 131°50’00” Bujur Timur dan 02°50’00” - 04°50’00’’. Perlu kita ketahui bahwa Kabupaten SBT merupakan kabupaten kepulauan yang memiliki 50 pulau serta terdiri dari 15 kecamatan dan 198 desa.

Lokasi survey kegiatan studi inventarisasi potensi sumberdaya pesisir dan laut yang dilakukan PKSPL IPB pada Tanggal 4 Mei s.d 15 Mei 2017 berada di 10 pulau yang berada di bawah pemerintahan Kec. Pulau Gorom, Kec. Gorom Timur, Kec. Pulau Panjang, Kec. Teor dan Kec. Wakate. Adapun nama-nama pulau yang dikunjungi adalah P. Gorom, P. Panjang, P. Amarsekaru, P. Igar, P. Watubela, P. Kesui, P. Kurkap, P. Baam, P. Teor dan P. Uran. Dari 10 pulau tersebut yang berpenduduk hanya P. Gorom, P. Amarsekaru, P. Panjang, P. Watubela, P. Kesui serta P. Teor.

Sebanyak 97,50 persen (70 negeri/desa) pemukiman penduduk (baca negeri) berada di wilayah pesisir, sedangkan hanya 2,50 persen atau 2 negeri yang berada di dataran tinggi. Jumlah penduduk di lokasi kajian sebanyak 40.171 jiwa, yang terdiri dari 20.206 jiwa laki-laki dan 19.965 jiwa perempuan dengan rata-rata kepadatan penduduk sebesar 178,41 jiwa/km².

Mata pencaharian penduduk di wilayah kajian sebagian besar didominasi oleh sektor kelautan, pertanian dan perkebunan. Sehingga sumber pendapatan yang diperoleh sebagian besar masyarakat di wilayah kajian merupakan gabungan dari pendapatan di sektor perikanan, pertanian dan perkebunan. Rata-rata per hari masyarakat memperoleh pendapatan antara Rp. 50.000 s.d Rp. 70.000. Sedangkan jika seperti komdoitas kelapa atau cengkeh atau pala sedang musim, masyarakat mampu memperoleh pendapatan per hari Rp. 100.000. Untuk pengeluaran per hari per KK sebesar Rp. 30.000 s.d Rp. 50.000.

Pada sektor perikanan jumlah nelayan di wilayah kajian mencapai ±3.665 orang, dengan jumlah RTP sebanyak ± 2.884 orang. Pada Tahun 2015 produksi perikanan di wilayah kajian mencapai 36.959,65 ton. Untuk nelayan tradisional rata-rata ikan yang mereka jual hanya dihargai oleh pengumpul sebesar Rp. 10.000 per kg. Jenis ikan yang dominan ditangkap oleh nelayan di wilayah kajian seperti Tuna Yellow Fin, Giant Travel (GT), Kakap Merah, Ikan Terbang, Ikan Tongkol (Komo), Kerapu, Cakalang serta Tenggiri.

Jumlah armada penangkapan di wilayah kajian sebanyak 1.681 dimana sebesar 70,67 persen didominasi oleh perahu tanpa motor. Begitu juga dengan teknologi penangkapan yang digunakan 90 persen masih tradisional dengan menggunakan pancing rawai.

Untuk kegiatan budidaya di wilayah kajian hanya terdapat di Kec. Pulau Gorom, tepatnya di Negeri Wawasa. komoditas yang dibudidayakan oleh masyarakat di Negeri Wawasa adalah rumput laut jenis E.cottoni. Dimana volume produksi rumput laut pada tahun 2015 mencapai 30.851 ton. Dimana harga rumput laut kering per kg hanya Rp. 5.000 s.d Rp. 7.500.

Sektor perkebunan, masyarakat sangat mengandalkan komoditas kelapa, cengkeh dan pala. Dimana volume produksi kelapa, cengkeh dan pala pada tahun 2015 berturut-turut sebesar 6.975 ton, 1.496 ton dan 1.618 ton. Untuk kelapa masyarakat di wilayah kajian menjual dalam bentuk kopra dengan harga berkisar Rp. 5.000 s.d Rp. 10.000 per kg. Sedangkan harga cengkeh per kg mencapai Rp. 85.000 s.d Rp. 120.000. Untuk pala per kg di harga antara Rp. 60.000 s.d Rp. 75.000. perlu diketahui bahwa harga komoditas seperti kopra, cengkeh dan pala tidak stabil, tergantung dari pihak pengumpul menghargai komoditas tersebut.

Di wilayah kajian juga terdapat potensi pariwisata yang saat ini mulai di ekspose oleh pemda setempat, yaitu Danau Solih. Danau Solih merupakan danau khas yang tertutup oleh bukit karang. Dimana air danau solih asin akibat dari resapan air laut yang masuk ke dalam danau. Letak Danau Solih berada di Pulau Amarsekaru Kec. Pulau Gorom. Dalam 5 tahun terakhir pengunjung yang datang ke Danau Solih sudah mulai ramai. Untuk dapat menuju ke Danau Solih dapat menyewa perahu di Pulau Gorom menuju Pulau Amarsekaru. (MQS)

PKSPL-IPB Kampus IPB Baranangsiang
Jl. Raya Pajajaran No. 1, Bogor, Jawa Barat, INDONESIA - 16127;
Phone: (62-251) 8374816, 8374820, 8374839; Facs.: (62-251) 8374726
© 2017 PKSPL-IPB Follow PKSPL-IPB: Facebook Twitter Linked Youtube