Pesisir dan Laut

Pesisir dan Laut

Manusia dan Lamun

Kamsari Saleh | Senin, 23 Mei 2016 - 09:17:15 WIB | dibaca: 2729 pembaca

Kegiatan Nelayan menangkap Ikan di lokasi Hamparan Lamun

PKSPL-IPB - Reportase, Penelitian tentang kerentanan ekosistem pesisir membawa saya kembali memgunjungi WAKATOBI. WAKATOBI dahulu dikenal sebagai Kepulauan Tukang Besi merupakan singkatan dari nama empat pulau besar di daerah ini. WA dari Wangi wangi, KA untuk Kaledupa, TO untuk Tomia dan BI untuk Binongko. Saat ini Wakatobi didaulat sebagai salah satu Cagar Alam Biospher Dunia

Kami tiba di Wangi Wangi siang hari dengan menggunakan penerbangan dari Makassar via Kendari. Tim beristirahat dan makan siang di restoran yang terletak di atas laut tepatnya di atas ekosistem Lamun. Ternyata Padang Lamun di Wangi Wangi cukup bagus. Terlihat aktivitas nelayan menangkap ikan di daerah padang lamun.

Pengamatan kami terhadap aktivitas manusia terutama perikanan di padang lamun tidak berhenti di Wangi wangi Saja. Padang lamun menjadi bagian penting bagi sebagian nelayan di Wakatobi. Selama sepuluh hari penelitian, kami menyaksikan aktivitas pemanfaatan biota laut di padang lamun yang tak henti.

Pagi,siang, sore bahkan malam hari terlihat aktivitas nelayan di padang lamun. Bagi kami pola pemanfataan perikanan di padang lamun seperti di Wakatobi belum pernah kami temukan di daerah lain. Biasanya nelayan hanya beraktifitas hanya pada pagi hingga sore sangat jarang pada malam hari. Namun di Wakatobi pada malam hari cukup banyak nelayan yang menangkap ikan, udang, bulu babi dan biota laut lainnya.

Oleh: Agus Ramli (Peneliti PKSPL-IPB)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)